Laman

Sabtu, 13 Mei 2023

Sejarah Cirebon (40): Sepakbola di Cirebon, Kapan Bermula? Federasi Sepakbola Era Pemerintah Hindia Belanda (NIVU - PSSI)


*Untuk melihat semua artikel Sejarah Cirebon dalam blog ini Klik Disini

Sejak kapan sepak bola bermula di Cirebon? Lalu kapan pertandingan sepak bola dimulai di Cirebon. Berdasarkan narasi sejarah sepak bola di Cirebon masa ini, diinformasikan Persatuan Sepakbola Indonesia Tjirebon (PSIT) didirikan tahun 1934. Pada era Pemerintah Hindia Belanda penyelenggaraan kompetisi antar kota di Jawa telah dimulai sejak 1914. Lalu bagaimana di kota Cheribon.


Persatuan Sepakbola Indonesia Tjirebon atau PSIT Cirebon adalah klub sepakbola yang berbasis di Kota Cirebon. Berdiri sekitar rahun 1934, merupakan tim perserikatan tertua di wilayah Cirebon sekitarnya dan salah satu yang tertua di pulau Jawa. Sudah menyelenggarakan liga klub lokal pada 1934/35 dengan juaranya Zwarte Ster yang sebelumnya merupakan klub lokal anggota dan salah satu pendiri Voetbalbond Cheribon en Omstreken (VCO) anggota federasi NIVU. Bergabung menjadi anggota PSSI pada tahun 1936, dan menjadi juara ketiga putaran final kompetisi PSSI tahun 1937 dibawah Persib Bandung dan Persis Solo, walau meraih poin sama dengan Persis namun PSIT kalah dalam selisih gol, pada pertandingan pertama tanggal 2 Mei di Bandung PSIT menang 2-1 atas PSIM, sedangkan pertandingan selanjutnya di Solo pada 15 dan 16 Mei meraih hasil imbang 1-1 dengan Persis dan kalah 1-2 melawan Persib. Salah satu tim penyumbang pemain Timnas PSSI pertama, saat menghadapi klub China selatan Nan Hwa di Semarang pada 7 Agustus 1937 (Skor 2-2), sebanyak 3 orang pemain yaitu Ahoed (bek kanan), Soetrisno (gelandang) dan Moestaram (penyerang). Moestaram mencatatkan sejarah sebagai pencetak gol pertama untuk Timnas PSSI di pertandingan internasional pertamanya (2 gol). Juara Kompetisi PSSI Komda Jabar Tahun 1977 mengalahkan Persib Bandung dan mewakili Jabar di putaran nasional. Namun PSIT saat ini berlaga di Liga 3 Jawa Barat. (Wikipedia) 

Lantas bagaimana sejarah sepak bola di Cirebon, kapan bermula? Seperti disebut di atas, narasi sejarah sepak bola di Cirebon pada masa ini hanya diinformasikan sejak 1934. Bagaimana sebelumnya. Pada masa Pemwerintah Hindia Belanda ada dua federasi sepakbola (NIVU dan PSSI). Lalu bagaimana sejarah sepak bola di Cirebon, kapan bermula? Seperti kata ahli sejarah tempo doeloe, semuanya ada permulaan. Untuk menambah pengetahuan dan meningkatkan wawasan sejarah nasional, mari kita telusuri sumber-sumber tempo doeloe.

Sejarah seharusnya memiliki permulaan. Jika sejarawan gagal memberikan bukti catatan tertulis, setiap orang bahkan oleh penduduknya sendiri akan menciptakan imajinasi sendiri. Untuk menghindari hal itu terjadi, sumber utama yang digunakan dalam artikel ini adalah ‘sumber primer’ seperti surat kabar dan majalah sejaman, foto dan peta-peta. Sumber buku hanya digunakan sebagai pendukung (pembanding), karena saya anggap buku juga merupakan hasil kompilasi (analisis) dari sumber-sumber primer. Dalam penulisan artikel ini tidak semua sumber disebutkan lagi karena sudah disebut di artikel saya yang lain. Hanya sumber-sumber baru yang disebutkan atau sumber yang sudah pernah disebut di artikel lain disebutkan kembali di artikel ini hanya untuk lebih menekankan saja*.

Sepak Bola di Cirebon, Kapan Bermula? Federasi Sepakbola Sejak Era Pemerintah Hindia Belanda (NIVU dan PSSI)

Tunggu deskripsi lengkapnya

Federasi Sepakbola Sejak Era Pemerintah Hindia Belanda (NIVU dan PSSI): Sepak Bola di Cirebon Masa ke Masa

Tunggu deskripsi lengkapnya

 

 

*Akhir Matua Harahap, penulis artikel di blog ini adalah seorang warga Kota Depok sejak 1999 hingga ini hari. Pernah menjadi warga Kota Bogor (1983-1991) dan Jakarta Pusat (1991-1999). Disamping pekerjaan utama sebagai dosen dan peneliti di Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Indonesia, saya memiliki hobi berkebun di seputar rumah--agar lingkungan tempat tinggal segar dan hijau. Menulis artikel di blog hanya dilakukan saat menonton sepakbola atau waktu senggang, utamanya jelang tidur. Saya sendiri bukan sejarawan (ahli sejarah), tetapi ekonom yang memerlukan aspek sejarah dalam memahami ekonomi dan bisnis Indonesia. Artikel-artikel sejarah dalam blog ini hanyalah catatan pinggir yang dibuang sayang (publish or perish). Korespondensi: akhirmh@yahoo.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar