Laman

Jumat, 12 Agustus 2022

Sejarah Menjadi Indonesia (770): Champa (Vietnam Selatan) dan Peta Geomorfologi; Indrapura - Panduranga (Beragam Etnik)


*Untuk melihat semua artikel Sejarah Menjadi Indonesia dalam blog ini Klik Disini

Kerajaan Champa masa lalu di wilayah Indochina yang sekarang begitu penting dalam narasi sejarah masa kini. Lebih-lebih kerajaan Champ aini dihubungkan dengan kerajaan-kerajaan yang ada di Nusantara (baca: Indonesia). Dalam hal ini kita tidak sedang mendeskripsikan sejarah kerajaan Champa tetapi secara geomorfologis di wilayah Champa dan sekitar.


Kerajaan Champa (bahasa Cham: Nagarcam adalah kerajaan yang pernah menguasai daerah yang sekarang termasuk Vietnam tengah dan selatan, diperkirakan antara abad ke-7 sampai dengan 1832. Sebelum Champa, terdapat kerajaan yang dinamakan Lin-yi (Lam Ap). Bahasa Cham termasuk dalam rumpun bahasa Austronesia. Lin-yi diperkirakan didirikan oleh seorang pejabat lokal bernama Ku-lien yang memberontak terhadap Kekaisaran Han pada tahun 192 masehi, yaitu di daerah kota Huế sekarang. Penguasa Champa pertama yang namanya diketahui secara pasti dan tertulis dalam prasasti adalah Bhadravarman I, yang memerintah antara tahun 380-413 M. Daerah Champa meliputi area pegunungan di sebelah barat daerah pantai Indochina, yang dari waktu ke waktu meluas meliputi wilayah Laos sekarang. Akan tetapi, bangsa Champa lebih berfokus pada laut dan memiliki beberapa kota berbagai ukuran di sepanjang pantai. Setelah abad ke-7, Champa melingkupi wilayah provinsi-provinsi modern Quảng Nam, Quảng Ngãi, Bình Định, Phú Yên, Khánh Hòa, Ninh Thuận, dan Bình Thuận di Vietnam. Pada awalnya Champa memiliki hubungan budaya dan agama yang erat dengan Tiongkok, tetapi peperangan dan penaklukan terhadap wilayah tetangganya yaitu Kerajaan Funan pada abad ke-4, telah menyebabkan masuknya budaya India. Setelah abad ke-10 dan seterusnya, perdagangan laut dari Arab ke wilayah ini akhirnya membawa pula pengaruh budaya dan agama Islam ke dalam masyarakat Champa. Sebelum tahun 1471, Champa merupakan konfederasi dari 4 atau 5 kepangeranan, yang dinamakan menyerupai nama wilayah-wilayah kuno di India: Indrapura, Amaravati; Vijaya; Kauthara; Panduranga. Di antara kepangeranan-kepangeranan tersebut terdapat dua kelompok atau suku: yaitu Dua dan Cau. Suku Dua terdapat di Amaravati dan Vijaya, sementara suku Cau terdapat di Kauthara dan Panduranga. Tahun 1451 Kerajaan Islam Champa diserang kerajaan Buddha dari pedalaman. Para penguasa Champa di Panduranga (Nagar Champa) yang terbentuk pada pertengahan abad ke-15, melakukan perlawanan terhadap Vietnam dan pada tahun 1695 melalui perundingan memperoleh status kepangeranan otonom (Tran Thuan Thanh) di bawah Dinasti Nguyen dari Cochinchina. (Wikipedia)

Lantas bagaimana sejarah geomorfologi Champa (Vietnam Selatan)? Seperti disebut di atas, nama-nama tempat kuno di pantai timur Indrapura hingga Panduranga. Pada masa kini wilayah Vietnam Selatan terdapat berbagai ernik dan ad juga populasi asal Indonesia. Lalu bagaimana sejarah geomorfologi Champa (Vietnam Selatan)? Seperti kata ahli sejarah tempo doeloe, semuanya ada permulaan. Untuk menambah pengetahuan dan meningkatkan wawasan sejarah nasional, mari kita telusuri sumber-sumber tempo doeloe.

Sejarah Menjadi Indonesia (769): Vietnam (Utara) di Teluk Tonkin dan Geomorfologi; Pulau Hainan dan Kota Hue - Kota Hanoi


*Untuk melihat semua artikel Sejarah Menjadi Indonesia dalam blog ini Klik Disini

Situasi dan kondisi wilayah pada masa ini sudah barang tentu berbeda dengan zaman doeloe, apalagi sudah beralangsung ratusan tahun dan bahkan ribuan tahun. Hal itu pulau dengan di wilayah Viernam (utara) yang sekarang. Namun yang jelas keberadaan pulau Hainan di teluk Tonkin sudah eksis. Bagaimana dengan muara sungai Tonkin sendiri dimana kini terdapat kota Hanoi (ibu kota negara Vietnam).


Vietnam sejak abad ke-11 SM sampai abad ke-10 mayoritas berada di bawah kekuasaan kekaisaran Tiongkok. Pada tahun 939, Vietnam merdeka secara politik, dan mulai menggunakan Champa sebagai nama negara. Masa ini dianggap sebagai masa pembangunan identitas Vietnam. Luas Vietnam 332.698 km², hampir setara dengan luas negara Jerman.]Bagian Vietnam yang berbatasan dengan batas-batas internasionalnya seluas 4639 km dan panjang pantainya sekitar 3444 km. Topografinya terdiri atas bukit-bukit dan pegunungan berhutan lebat, dengan dataran rendah meliputi tidak lebih dari 20%-nya. Pegunungan berkontribusi sebesar 40% dari total luas Vietnam, dengan bukit-bukit kecil berkontribusi sebesar 40% dan hutan tropis 42%. Bagian utara kebanyakan terdiri atas pegunungan dan delta Sungai Merah. Phan Xi Pang, berlokasi di provinsi Lao Cai, merupakan gunung tertinggi di Vietnam setinggi 3.143 meter. Selatan dibagi menjadi dataran rendah tepi pantai, puncak Annamite Chain, dengan hutan yang luas. Terdiri dari lima dataran tinggi tanah basalt yang rata, pegunungan berkontribusi sebesar 16% bagi tanah olah budidaya dan 22% dari total lahan berhutan Vietnam. Delta Sungai Merah (juga dikenal sebagai Song Hong), adalah sebuah wilayah rata berbentuk segitiga seluas 15 000 km², lebih kecil tetapi lebih berkembang dan berpenduduk padat daripada Delta Sungai Mekong. Dahulu Delta Sungai Merah adalah sebuah teluk kecil di kawasan Teluk Tonkin, diisi oleh deposit besar endapan sungai selama periode millenium dan memanjang 100 meter ke Teluk Tonkin setiap tahunnya. Delta Mekong meliputi sekitar 40.000 kilometer persegi, adalah dataran rendah yang tidak lebih dari tiga meter di atas permukaan laut dari titik mana pun dan saling menyilang oleh sebuah jaringan kanal dan sungai. Sangat banyak sedimen yang dibawa oleh cabang dan aliran Sungai Mekong sehingga delta tersebut memanjang sekitar 60 hingga 80 meter ke arah laut setiap tahunnya. (Wikipedia)

Lantas bagaimana sejarah geomorfologi Vietnam (Utara) di Teluk Tonkin? Seperti disebut di atas, sejarah Vietnam mnasih baru, sejarah sebelumnya adalah situiasi dan kondisi sejak zaman kuno. Wilayah terpenting dari awal adalag teluk Tonkin dimana terdapat pulau Hainan. Bagaimana lalu muncul Kota Hue hingga Kota Hanoi. Lalu bagaimana sejarah geomorfologi Vietnam (Utara) di Teluk Tonkin? Seperti kata ahli sejarah tempo doeloe, semuanya ada permulaan. Untuk menambah pengetahuan dan meningkatkan wawasan sejarah nasional, mari kita telusuri sumber-sumber tempo doeloe.