Jumat, 11 September 2026

Pertandingan Bersejarah Klub "Como 1907" (Italia) di Liga Champions Eropa 2026/2027: Menang 4-1 di Kandang (Stadion Sinigaglia)


*Lihat juga Youtube Channel disini: Poestaha Depok

**Untuk melihat semua artikel Sejarah Sepak Bola Internasional di blog ini Klik Disini

Malam yang bersejarah dalam sejarah panjang klub Como 1907 di Stadion Giuseppe Sinigaglia di kota Como, Italia. Mengapa? Ini untuk kali pertama, Como, klub kota Como di Italia Utara berbatasan dengan negara Swiss mencapai liga tertinggi (internasional Eropa) yang kini disebut UEFA Champions League. Dalam debutnya, pada dini hari klub Como 1907 langsung meraih kemenangan dengan skor besar 4-1. Dalam hubungan itu, keutamaan klub Como 1907 bagi penggemar sepak bola di Indonesia, karena klub ini kini investor utamanya adalah orang Indonesia. Buku "Sejarah Klub Como 1907" oleh Akhir Matua Harahap (xvi, 826 hlm) segera terbit Deepublish


Sejarah seharusnya memiliki permulaan. Jika sejarawan gagal memberikan bukti catatan tertulis, setiap orang bahkan oleh penduduknya sendiri akan menciptakan imajinasi sendiri. Untuk menghindari hal itu terjadi, sumber utama yang digunakan dalam artikel ini adalah ‘sumber primer’ seperti surat kabar dan majalah sejaman, foto dan peta-peta. Sumber buku hanya digunakan sebagai pendukung (pembanding), karena saya anggap buku juga merupakan hasil kompilasi (analisis) dari sumber-sumber primer. Dalam penulisan artikel ini tidak semua sumber disebutkan lagi karena sudah disebut di artikel saya yang lain. Hanya sumber-sumber baru yang disebutkan atau sumber yang sudah pernah disebut di artikel lain disebutkan kembali di artikel ini hanya untuk lebih menekankan saja. Dalam hal ini saya bukanlah penulis sejarah, melainkan hanya sekadar untuk menyampaikan apa yang menjadi fakta (kejadian yang benar pernah terjadi) dan data tertulis yang telah tercatat dalam dokumen sejarah. 

Lantas seberapa penting kita para penggemar sepak bola di Indonesia terus mengikuti perjalanan klub Como 1907? Satu yang jelas, bahwa klub Como 1907 kini “dimiliki” oleh investor Indonesia (Hartono Bersaudara). Karena itu pula, pada dini hari tadi saya harus menunggu hingga pukul 02.00 saat kick-off dimulai pertandingan antara Como vs Leipzig. Saat skor 1-0 untuk Como pada menit ke-15 saya merasa lega. Meski mata mengantuk masih terus berusaha mengikuti perkembangan hasilnya. Pada menit ke-38 kembali Como menambah gol menjadi 2-0. Saya pun kemudian tidak ingat lagi. Saat subuh saya melihat statistik UEFA Champions League, klub Como 1907 menang 4-1. Atas dasar itulah, artikel singkat ini ditulis. 

Sementara itu, klub Como 1907 di Liga Italia (Serie-A), pada pecan ke-3 berada di peringkat keempat dengan 7 poin. Pada pekan pertama bermain imba (1-1) di kandang Udinese. Pada pekan kedua klub Como 1907 saat tandang mengalahkan Napoli dengan skor 2-1. Klub Napoli sendiri saat juga berkompetisi di Liga Champions Eropa. Pada pekan ke-3 lagi-lagi di kandang lawan klub Como 1907 menang melawan klub Genoa dengan skor 4-1. Perlu ditambahkan disini, dari empat klub wakil liga Italia (Inter, Roma, Napoli dan Como) di liga Champions Eropa, pada pertandingan pertama ini hanya klub Como yang berhasil menang.  

Kemenangan pertama klub Como 1907 di kandang sendiri di  Stadion Giuseppe Sinigaglia dalam liga Champions Eropa adalah pertandingan resmi pertama klub Como 1907 pada musim ini. Seperti disebut di atas, tiga pertandingan klub Como 1907 di liga utama Italia (Seri-A) semuanya dimainkan di kandang lawan. Baru pada pekan ke-4 liga Italia (Serie-A) pada tanggal 14 September Como akan menjamu klub Parma bermain di Stadion Giuseppe Sinigaglia. Sejarah Sepak Bola di Indonesia 


Buku “Sejarah Klub Como 1907”: Saat prakata dalam buku itu saya tulis, klub Como 1907 yang pada pekan ke-31 di liga utama Italia (Seri-A) masih berada pada peringkat 4 dengan 58 poin. Selanjutnya pada pekan ke-32 Como 1907di kandang sendiri akan melawan klub peringkat teratas Inter Milan. Sementara saingan dekat klub Como 1907 yakni Juventus (di Turin) yang berada di posisi tepat di bawah Como 1907 dengan 57 poin pada pekan ke-32 ini akan melawan tuan rumah Atalanta (peringkat 7 klasemen). Secara keseluruhan, sebelum berakhir kompetisi masih ada sebanyak enam pertandingan (pekan-pekan terakhir yang sangat menentukan apakah Como 1907 mampu ke Liga Champions untuk kali pertama). Kita doakan saja.

 

*Akhir Matua Harahap, penulis artikel di blog ini adalah seorang warga Kota Depok. Disamping pekerjaan utama sebagai dosen dan peneliti di Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Indonesia, saya memiliki hobi menulis artikel sejarah di blog di waktu luang. Saya sendiri bukan sejarawan (ahli sejarah), tetapi ekonom yang memerlukan aspek sejarah dalam memahami ekonomi dan bisnis Indonesia. Artikel-artikel sejarah dalam blog ini hanyalah catatan pinggir yang dibuang sayang (publish or perish). Buku-buku sejarah yang sudah dipublikasikan: Sejarah Mahasiswa di Indonesia: Generasi Pertama; Sejarah Pers di Indonesia: Awal Kebangkitan Bangsa; Sejarah Sepak Bola di Indonesia; Sejarah Pendidikan di Indonesia: Pionir Willem Iskander; Sejarah Bahasa Indonesia. “Sejarah Catur di Indonesia”; “Sejarah Klub Como 1907”; “Sejarah Kongres Pemuda dan Sumpah Pemuda”; “Sejarah Diaspora Indonesia di Jepang”. Korespondensi: akhirmh@yahoo.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar