*Untuk melihat semua artikel Sejarah Jakarta dalam blog ini Klik Disini
Senayan adalah kelurahan di kecamatan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Nama Senayan sendiri sering dirujuk untuk menyebut kawasan kelurahan Gelora, Senayan, dan Grogol Utara bagian timur (Patal Senayan). Sementara kelurahan Senayan sendiri sering dirujuk dengan nama Senayan yang mencakup SCBD, atau nama kawasan masyarakat setempat yaitu Tulodong. Asal mula nama Senayan berasal dari cerita letnan asal Bali yang hidup pada tahun 1680 di kawasan tersebut. Nama letnan tersebut adalah Wangsanayan. Namun, asal mula nama ini masih perlu dicari lebih dalam lagi (Wikipedia). Sejarah Bahasa Indonesia
Asal-usul nama Senayan diyakini berasal dari nama seorang tuan tanah yang pernah tinggal di kawasan tersebut pada abad ke-17. Nama Senayan merupakan bentuk singkat atau perubahan pelafalan dari nama Wangsanayan. Beliau adalah seorang letnan asal Bali yang menetap di kawasan tersebut sekitar tahun 1680. Dalam peta-peta lama (seperti peta tahun 1902), wilayah ini awalnya tertulis sebagai Wangsanayan atau Wangsanajan. Seiring berjalannya waktu, masyarakat mulai menyederhanakan penyebutannya menjadi "Senayan". Dahulunya, kawasan ini merupakan tanah partikelir atau perkebunan milik Wangsanayan sebelum akhirnya bertransformasi menjadi kampung Betawi, dan kemudian dikembangkan oleh Presiden Soekarno menjadi kompleks olahraga untuk Asian Games 1962 (AI Wikipedia).
Lantas bagaimana sejarah Senayan, Gedung Parlemen dan Gelora Bung Karno? Seperti disebut di atas, Gedung Parlemen dan Gelora Bung Karno berada di wilayah Senayan. Apakah dalam hal ini nama Senayan berasal dari (nama) Wangsana? Lalu bagaimana sejarah Senayan, Gedung Parlemen dan Gelora Bung Karno? Seperti kata ahli sejarah tempo doeloe, semuanya ada permulaan. Untuk menambah pengetahuan dan meningkatkan wawasan sejarah nasional, mari kita telusuri sumber-sumber tempo doeloe.





