*Untuk melihat semua artikel Sejarah Dr Tjipto di blog ini Klik Disini
Setiap organisasi yang didirikan di Hindia Belanda harus memiliki izin (beslit) dari pemerintah. Namun syarat utamanya adalah isi statuta (AD) sudah lolos pemeriksaan. Statu Indisch Partij ditolak pemerintah. Akibatnya Indisch Partij dianggap terlarang. Lalu bagaimana kehadiran Soewardi Soerjanigrat di Indisch Partij? “Als ik een Nederlander was. Model Bisnis Era Teknologi Informasi
Soewardi berasal dari keluarga Pakualaman. Setelah lulus ELS ia melanjukan ke sekolah kedokteran di STOVIA, tetapi tidak diselesaikan. Sejak berdirinya Boedi Oetomo (BO) tahun 1908, ia aktif di seksi propaganda. Soewardi juga menjadi anggota organisasi Insulinde, organisasi multietnik yang didominasi kaum Indo yang memperjuangkan pemerintahan sendiri di Hindia Belanda. Ketika Douwes Dekker mendirikan Indische Partij, Soewardi juga ikut diajak. Partai yang berdiri pada 6 September 1912 itu bagi Soewardi sangat berguna karena tidak membedakan golongan, agama, ras, dan suku. Ketika pemerintah Hindia Belanda berniat mengumpulkan sumbangan dari warga, termasuk pribumi, untuk perayaan kemerdekaan Belanda dari Prancis pada 1913, timbul reaksi kritis dari kalangan nasionalis, termasuk Soewardi. Ia kemudian menulis "Een voor Allen maar Ook Allen voor Een" atau "Satu untuk Semua, tetapi Semua untuk Satu Juga". Namun kolom KHD yang paling terkenal adalah "Seandainya Aku Seorang Belanda" (judul asli: "Als ik een Nederlander was"), dimuat dalam surat kabar De Expres pimpinan DD, 13 Juli 1913 (Wikipedia)
Lantas bagaimana sejarah statuta Indische Partij ditolak Pemerintah? Seperti disebut di atas, setelah statuta Indische Partij ditolak Pemerintah muncul nama Raden Mas Soewardi Soerjanigrat. Bagaimana dengan brosurnya berjudul “Als ik een Nederlander was”? Lalu bagaimana sejarah statuta Indische Partij ditolak Pemerintah? Seperti kata ahli sejarah tempo doeloe, semuanya ada permulaan. Untuk menambah pengetahuan dan meningkatkan wawasan sejarah nasional, mari kita telusuri sumber-sumber tempo doeloe. Pengantar Studi Kelayakan Bisnis





