Sejarah Jakarta (110): Sejarah Cililitan, Dari Pelabuhan hingga Bandara; Landhuis Land Tjililitan dan Hutan Jati (asal Kramat Jati)


*Untuk melihat semua artikel Sejarah Jakarta dalam blog ini Klik Disini

Sejarah masa lalu adakalanya tidak lagi menggambarkan kondisi masa kini. Misalnya ketika ditanyakan mana yang lebih duluan ada (terbentuk) Cililitan atau Kramat Jati. Warga Cililitan akan menjawab Cililitan; sebaliknya warga Kramat Jati menjawab Kramat Jati. Demikian juga jika ditanyakan mana lebih tua Cililitan atau Cawang? Warga Cawang akan menjawab Cawang. Hal ini boleh jadi karena warga masa kini merujuk pada pembagian wilayah administratif yang sekarang.

Cililitan (Peta 1695 dan Peta 1775)
Pada masa kini, nama Kramat Jati ditabalkan sebagai nama kecamatan di wilayah Jakarta Timur. Kecamatan Kramat Jati terdiri dari tujuh kelurahan, yakni: Kramat Jati, Batuampar, Balekambang, Kampung Tengah, Dukuh, Cawang dan Cililitan. Kelurahan Cililitan sendiri merupakan pemekaran dari kelurahan Cawang pada tahun 1986.

Namun sejatinya, di masa lampau nama Cililitan adalah nama yang pertama muncul dari tujuh nama yang menjadi nama-nama kelurahan di kecamatan Kramat Jati. Sebelum nama yang lain lahir, nama Cililitan sudah eksis sejak lama. Cililitan adalah area tertua di kecamatan Kramat Jati. Cililitan awalnya adalah pelabuhan dan nama Cililitan kelak digunakan sebagai nama bandara. Untuk menambah pengetahuan, mari kita telusuri sumber-sumber tempo doeloe.