Rabu, 26 Oktober 2022

Sejarah Lampung (17): Kerajaan Lampung, Kerajaan Sekala Brak Mula di DanauRanau; Raja Lampong hingga Pangeran Tarabangi


*Untuk melihat semua artikel Sejarah Lampung di dalam blog ini Klik Disini  

Kerajaan adalah warisan sejarah. Kerajaan ada yang telah hilang dan ada yang masih eksis. Ada eks kerajaan yang tidak dikenal (tidak teridentifikasi), ada kerajaan yang teridentifikasi tetapi telah dilupakan dan juga ada kerajaan yang ingin dilestarikan, apakah dalam bentuk tulisan (narasi sejarah) atau bentuk lain. Bagaimana di Lampung? Disebutkan ada kerajaan yang pernah eksis Kerajaan Sekala Berak. Pada permulaan cabang Pemerintah Hindia Belanda ada raja Lampung yang menentang otositas pemerintah (Reden Intan) dan sisa kerajaan Lampung pada era Pemerintah Hindia Belanda adalah Pangeran Lampoeng di Tarabangi.


Sekala Brak merupakan sebuah kerajaan Nusantara yang pernah berdiri di wilayah Lampung. Sebelum menjadi bagian dari kerajaan Nusantara yang ada di Indonesia, Sekala Brak merupakan sebuah suku yang mendiami Gunung Pesagi. Seiring berjalannya waktu, suku tersebut berkembang dan menjadi sebuah pemerintahan Kerajaan Sekala Brak (Kompas.com). Kepaksian Sekala Brak adalah kerajaan bercorak Islam di wilayah Lampung sekarang yang berdiri sekitar abad ke 16. Sebelumnya Kerajaan ini semula bercorak Hindu yang diperkirakan berdiri pada abad ke-3 - abad ke 7 yanh didirikan oleh Suku Tumi dulu bernama Kerajaan Tulang Bawang. Pada abad ke 7, wilayah ini dikuasai oleh Sriwijaya dibuktikan dengan adanya prasasti Sriwijaya yang ditemukan di Lampung. Pada Abad ke 12, wilayah ini dikuasai Singosari, dengan adanya ekspedisi Pamalayu. Pada abad ke 13, dikuasai oleh Majapahit, Mmajapahit mengutus Adityawarman sebagai pimpinan pulau Sumatra dibawah komando Majapahit. Pada abad ke 14, wilayah bekas vasal Majapahit di Sumatra, didirikan kerajaan Pagaruyung. Pada abad ke-16, kerajaan ini mulai mengadopsi agama Islam yang dibawa oleh empat utusan Kerajaan Pagaruyung. Pada abad ke 18, wilayah ini ditaklukkan oleh VOC. Kepaksian Sekala Brak masih mewariskan keturunan sampai sekarang yang berusaha melestarikan adat dan budaya Sekala Brak kendati sudah tidak memiliki wewenang secara politik lagi (Wikipedia)

Lantas bagaimana sejarah kerajaan di Lampong, kerajaan Sekala Berak yang bermula di gunung Pesagi danau Ranau? Seperti disebut di atas, di (wilayah) Lampung masa kini, dulu ada disebut Raja Lampung hingga Pangeran di Tarabangi. Lalu bagaimana sejarah kerajaan di Lampong, kerajaan Sekala Berak yang bermula di gunung Pesagi danau Ranau? Seperti kata ahli sejarah tempo doeloe, semuanya ada permulaan. Untuk menambah pengetahuan dan meningkatkan wawasan sejarah nasional, mari kita telusuri sumber-sumber tempo doeloe.

Sejarah Lampung (16): Orang Lampung dan Asal Usul Suku di Lampung; Danau Ranau Gunung Pesagi Semua Daerah Aliran Sungai


*Untuk melihat semua artikel Sejarah Lampung di dalam blog ini Klik Disini  

Orang Lampung adalah kelompok populasi penduduk (suku) Lampung berasal dari wilayah Lampung sendiri. Dalam hal ini, secara atropologis dan sosio-budaya, ‘orang’ berbeda dengan warga. Warga (provinsi) Lampung pada masa ini terdiri banyak suku, tentu saja di dalamnya termasuk suku (orang). Orang Lampung sendiri adalah pewaris Tanah Lampoeng, orang, yang secara teknis (suatu suku) yang bermula di Tanah Lampung. Para pendatang memperkaya warga wilayah Lampung apakah karena asimilasi (percampuran) atau mengidentifikasi sebagai kelompok populasi (suku) yang berbeda.


Suku Lampung atau yang biasa disebut dalam Bahasa Lampung Api Lampung-Ulun (Ulun Lappung), Bahasa Lampung Nyo (Jamma Lappung) adalah suku bangsa pribumi yang berasal dari Provinsi Lampung yang berada pada bagian ujung selatan pulau Sumatra. Pada awal mulanya, suku Lampung berdiam di tengkuk Gunung Pesagi. Wilayah suku Lampung selain di provinsi Lampung juga tersebar di wilayah lainnya seperti: di sebagian provinsi Sumatra Selatan tepatnya di sekitar Danau Ranau, Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan yang juga berdekatan bahkan berbatasan dengan provinsi Lampung. Suku Lampung juga tersebar di desa-desa di perbatasan antara Bengkulu dan Lampung, tersebar di desa Merpas, Nasal, Kaur di Bengkulu serta dapat juga ditemukan komunitas masyarakat Lampung di provinsi Banten tepatnya di desa Cikoneng kecamatan Anyar, kabupaten Serang. Tidak hanya itu, suku Lampung juga tersebar di wilayah perantauan terutama di perkotaan besar seperti wilayah Jabodetabek (Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi), Kota Palembang, Kota Cilegon, Kota Serang, kota Tangerang Selatan, Kota Bengkulu, Kota Bandung, dan juga di kota/wilayah lainnya (Wikipedia)

Lantas bagaimana sejarah Orang Lampung dan asal usul di Lampung? Seperti disebut di atas, orang Lampung adalah pewaris Tanah Lampung yang kini harus berbagi wilayah dengan pendatang di wilayah yang sama. Para pendatang juga ada yang sudah eksis sejak zaman lampau, apakah yang telah berasimilasi, mengidentifikasi sebagai orang Lampung atau suku yang berbeda dengan orang Lampung. Lalu bagaimana sejarah Orang Lampung dan asal usul di Lampung? Seperti kata ahli sejarah tempo doeloe, semuanya ada permulaan. Untuk menambah pengetahuan dan meningkatkan wawasan sejarah nasional, mari kita telusuri sumber-sumber tempo doeloe.