Sabtu, 03 Februari 2024

Sejarah Bahasa (277):Bahasa Lingua Franca di Merauke Masa ke Masa; Merauke, Pantai Selatan Papua dan Pantai di Papua Nugini


*Untuk melihat semua artikel Sejarah Bahasa dalam blog ini Klik Disini

Bahasa Melayu mencapai wilayah Papua. Sejak masa lampau, dengan beragam bahasa Papua, pengetahuan bahasa Melayu bagi orang Papua menjadi penting untuk berkomunikasi diantara penduduk yang berbeda bahasa. Bahasa Melayu di Papua dikenal sebagai Bahasa Melayu Papua yang kini mulai digantikan dengan nama bahasa Indonesia.

Puluhan Bahasa Daerah Merauke Disulkan untuk Diperdakan. Slamet 08 September 2023. Merauke - Balai Bahasa Papua melakukan koordinasi dengan DPRD Kabupaten Merauke terkait pengembangan, pembinaan dan perlindungan bahasa dan sastra daerah Marind. Berdasarkan UU nomor 24 tahun 2009 menegaskan urusan pengembangan, pembinaan, dan perlindungan bahasa dan sastra daerah adalah tanggung jawab pemerintah daerah, sehingga perlu di dorong ada regulasi turunan dari UU tersebut. “Kita ingin agar bahasa daerah tetap lestari dan akan menjadi bagian penting dari kehidupan orang Merauke," ujar Sukardi selaku Kepala Balai Bahasa Provinsi Papua usai rapat dengan Anggota DPR Kabupaten Merauke, Kamis (7/9/2023) di Merauke. Secara data, Balai Bahasa mencatat ada 22 bahasa daerah yang ada di Kabupaten Merauke yang didorong untuk mendapatkan perlindungan. (https://portal.merauke.go.id/)

Lantas bagaimana sejarah bahasa Lingua Franca di Merauke masa ke masa? Seperti disebut di atas lingua franca di Merauke di Merauke dipantai barat dan pantai selatan Papua. Merauke dan wilayah pantai selatan Papua dan Papua Nugini. Lalu bagaimana sejarah bahasa Lingua Franca di Merauke masa ke masa? Seperti kata ahli sejarah tempo doeloe, semuanya ada permulaan. Untuk menambah pengetahuan dan meningkatkan wawasan sejarah nasional, mari kita telusuri sumber-sumber tempo doeloe.Link   https://www.youtube.com/@akhirmatuaharahap4982

Sejarah Bahasa (276): Bahasa Mandobo di Kabupaten Dataran Tinggi Boven Digoel; Batas di Provinsi Papua dan Papua Nugini


*Untuk melihat semua artikel Sejarah Bahasa dalam blog ini Klik Disini

Bahasa Mandobo dituturkan oleh masyarakat kampung Persatuan, distrik Mandobo, kabupaten Bouven Digoel, Provinsi Papua. Di sebelah timur kampung Persatuan dituturkan bahasa Muyu, sebelah barat dituturkan bahasa Awyu, di sebelah utara berbatasan dengan wilayah tutur bahasa Mandobo, dan di sebelah selatan berbatasan dengan wilayah tutur bahasa Muyu. Bahasa Mandobo berbeda dengan bahasa Mandobo Bawah.


Kabupaten Boven Digoel adalah salah satu kabupaten di provinsi Papua Selatan ibu kota kabupaten di Tanah Merah. Kabupaten Boven Digoel sebagian besar wilayahnya berada pada ketinggian 25–100 m di atas permukaan laut. Kabupaten Boven Digoel termasuk wilayah beriklim panas. Batas Wilayah: Utara distrik Suator di kabupaten Asmat dan Oksibil di labupaten Pegunungan Bintang; Timur distrik Fly Utara di Provinsi Barat, Papua Nugini; Selatan distrik Muting dan Okaba di kabupaten Meraukel Barat distrik Edera, Obaa dan Citak Mitak di kabupaten Mappi. Pada masa pemerintahan Hindia Belanda, Kabupaten Boven Digoel dikenal dengan sebutan Digul Atas, dan merupakan tempat pengasingan tokoh-tokoh pejuang kemerdekaan Indonesia. Digul Atas terletak di tepi Sungai Digul Hilir. Pada waktu Perang Pasifik meletus dan menjelang Jepang menduduki Indonesia, tawanan Boven Digoel diungsikan oleh Belanda ke Australia. (Wikipedia)

Lantas bagaimana sejarah bahasa Mandobo di kabupaten dataran tinggi Boven Digoel? Seperti disebut di atas bahwa Mandobo di wilayah Boven Digoel. Batas wilayah provinsi Papua dan Papua Nugini. Lalu bagaimana sejarah bahasa Mandobo di kabupaten dataran tinggi Boven Digoel? Seperti kata ahli sejarah tempo doeloe, semuanya ada permulaan. Untuk menambah pengetahuan dan meningkatkan wawasan sejarah nasional, mari kita telusuri sumber-sumber tempo doeloe.Link   https://www.youtube.com/@akhirmatuaharahap4982