Jumat, 02 April 2021

Sejarah Australia (15): Uluru, Ayers Rock, Alice Springs di Jantung Benua Australia; Ayers Rock, Batu Air Sumber Air di Gurun

 

*Untuk melihat semua artikel Sejarah Australia dalam blog ini Klik Disin 

Orang Eropa awalnya hanya menemukan garis pantai (benua) Australia dan kemudian wilayah belakang pantai melalui muara-muara sungai. Itu berawal pada awal kehadiran orang Belanda di Hindia Timur (kini Indonesia) pada tahun 1616. Sementara di jantung pedalaman benua Australia sudah sejak zaman kuno ada kehidupan penduduk asli (Aborigin). Satu yang penting situs di pedalaman gurun ini disebut Uluru atau Ayers Rock (bukit batuan yang memiliki sumber air). Tidak jauh dari Ayers Rock ini terdapat oase, suatu kawasan yang memiliki sumber kehidupan (air artesis, springs). Kini menjadi icon wisata pedalaman Australia.

Soal Rock dan Springs ini seakan kembar. Di pantai barat Amerika juga terdapat (pegunungan) Rocky Mountains dan titik-titik springs yang ditemukan sejak era Wild West (era para cowboy). Salah satu di wilayah rocky Wild West ini disebut gurun mematikan yang disebut L’lano Estacado (nama sejak era Spanyol). Pegunungan rocky ini harus dilewati para cowboy dari pantai timur Amerika menuju California di pantai barat yang banyak mengandung emas. Itulah awal pantai barat Amerika. Salah satu area springs di California adalah Palm Springs, suatu area destinasi wisata jika kita stay di Los Angeles atau Santa Monica (teringat, ingin lagi ke sana). Rocky dan springs tentu saja ada di banyak tempat sepertu guru Sahara Afrika, gurun Gobi Asia, tetapi rocky dan springs Amerika Barat dan pedalaman Australia terkesan sangat dipopulerkan dalam sejarah karena peran para penjelajah Eropa.

Lantas bagaimana sejarah Uluru, Ayers Rock di jantung pedalaman Australia? Sudah barang tentu sudah ada yang menulisnya. Namun sejarah tetaplah sejarah. Sejauh data baru ditemukan, penulisan narasi sejarah Ayers Rock tidak pernah berhenti. Lalu bagaimana pula sejarah Aluce Springs tetangga Uluru? Idem dito. Seperti kata ahli sejarah tempo doeloe, semuanya ada permulaan. Untuk menambah pengetahuan dan meningkatkan wawasan sejarah nasional, mari kita telusuri sumber-sumber tempo doeloe.

Kamis, 01 April 2021

Sejarah Australia (14): Aborigin, Penduduk Asli Australia dan Warga Pendatang Eropa; Etnik Aborigin, Bagaimana Riwayatmu Kini

 

*Untuk melihat semua artikel Sejarah Australia dalam blog ini Klik Disin

Aborigin, demikian disebut untuk merujuk pada penduduk asli benua Australia. Nama ‘aborigin" sendiri merujuk pada bahasa Latin [ab-origine=dari awal] yang diartikan sebagai ‘penduduk asli’ penduduk yang sejak awal  tinggal di suatu pulau. Penduduk Aborigin  pada masa kini tersebar di seluruh wilayah Australia. Jumlah penduduk Abrigin tidak banyak memang, tetapi merekalah yang kali pertama mendiami daratan besar ini.

Pada masa kini, penduduk Aborigin, terdapat di berbagai wilayah di benua Australia dan pulau-pulau disekitar, termasuk pulau dan daratan Tasmania dan pulau-pulau di selat Torres (selat antara Papua-Nugini dan Australia). Disebutkan bentuk fisik orang Aborigin mirip orang Papua, tetapi rata-rata lebih kecil dan lebih pendek, sama-sama berambut keriting dan diantara orang Aborigin tampak kemerahan atau cokelat pucat. Seperti halnya suku Asmat (di Papua), orang Aborigin juga sangat artistik terutama dalam seni ukir (seni pahat). Populasi penduduk Aborigin masa kini sekitar 800 ribu jiwa (sekitar tiga persen penduduk Australia). Penyebaran penduduk Abrorigin mencakup negara bagian New South Wales (265.000 jiwa); Queensland (221.000 jiwa); West Australia (100.000 jiwa); Nord Teritiry (74.000 jiwa); Victoria (57.000 jiwa); South Australia (42.000 jiwa); Tasmania (28.000 jiwa) dan Wilayah Ibu Kota Australia (7.000 jiwa).      

Lantas bagaimana sejarah penduduk Aborigin di Australia? Lalu bagaiman dengan warga pendatang Eropa? Hanya satu pertanyaan: Etnik Aborigin, bagaimana riwayatmu kini. Sudah barang tentu sudah ada yang menulisnya. Namun jika ditelusuri di berbagai tulisan yang ada, sejarah penduduk Aborigin kurang terinformasikan. Mengapa?  Nah, itu dia. Negara Australia yang begitu maju, tetapi tampaknya abai terhadap sejarah penduduk asli Australia. Bagaimana bisa? Seperti kata ahli sejarah tempo doeloe, semuanya ada permulaan. Untuk menambah pengetahuan dan meningkatkan wawasan sejarah nasional, mari kita telusuri sumber-sumber tempo doeloe.

Sejarah Australia (13): Asal Usul Nama Kota Matua dan Suku Maori, Selandia Baru; Bagaimanakah Asal Usul Nama Australia?

 

*Untuk melihat semua artikel Sejarah Australia dalam blog ini Klik Disini 

Apalah arti sebuah nama? Demikian William Shakespeare (1564-1616) bertanya. Namun kini tentu pertanyaan itu tidak relevan lagi. Sebab nama ternyata penting. Bahkan pada masa ini kita perlu mempertanyakan asal usul nama Australia. Itu satu hal. Pertanyaan yang dapat ditambahkan dalam hal ini adalah bagaimana asal usul nama Matua dan Maori di Selandia Baru? Nama pulau di antara Australia dan Selandia Baru yang disebut Pulau Tasman asal usulnya berasal dari nama pelaut Beanda, Abel Tasman. Singkat kata, nama memang perlu, tidak perlu diremehkan seperti William Shakespeare.

Nama Australia yang mirip adalah nama Austria di Eropa, suatu kerajaan lama (kini di negara Australia). Sedangkan nama Matua dan Maori di Selandia Baru sama-sama memiliki awalan Ma. Nama-nama geografis sejak zaman kuno banyak yang berawalan Ma, seperti Madinah, Makkah, Malaya (Malaka), Macao, Manila, Mangindanao, Manado, Makassar, Maluku, Manawari (Manokwari), Marauke (Merauke), Maori dan Matua. Nama yang terakhir ini mirip nama saya. Nama Matua juga ditemukan di dekat danau Maninjau. Nama-nama berawal Ma juga ditemukan di Afrika seperti Mauritius, Marokko, Mali, Madagaskar. Tentu saja ada juga nama berawalan Ma di Eropa seperti Malaga, Madrid dan nama laut sendiri Maditerania (Mediterania). Apakah ada arti awalan Ma dalam nama-nama geografi?

Lantas bagaimana sejarah asal usul nama Matua dan Maori di Selandia Baru? Nama Selandia Baru sendiri berasal dari nama kapal Belanda pada era penemuan Selandia Baru (era Abel Tasman) yakni kapal Zeeland (nama suatu wilayah di Eropa, Belanda yang sekarang). Lalu kawasan baru di Laut Selatan ini pelaut-pelaut Belanda menyebut Nieuw Zeeland (tetapi orang Inggris menyesuaikan dengan bahasanya menjadi New Zealand, tetapi lalai tidak menulisnya secara sempurna New Zeeland). Lalu bagaimana sejarah asal usul nama Australia sendiri? Apakah merujuk pada nama Austria? Seperti kata ahli sejarah tempo doeloe, semuanya ada permulaan. Untuk menambah pengetahuan dan meningkatkan wawasan sejarah nasional, mari kita telusuri sumber-sumber tempo doeloe.