Rabu, 31 Agustus 2022

Sejarah Jambi (9): Muara Tebo, Sungai Tebo Bermuara di Sungai Batanghari di Tebo; Muara Tebo, Muara Bungo dan Bungo Tebo


*Untuk melihat semua artikel Sejarah Jambi dalam blog ini Klik Disini 

Dimana Tebo berada? Di daerah aliran sungai Batanghari atau di daerah aliran sungai Asahan? Yang jelas nama Tebo telah disebut di dalam teks Negarakertagama, 1365 M. Namun yang dimaksud Tebo dalam hal ini adalah nama kota Tebo di daerah aliran sungai Batanghari. Nama Muara Tebo hanya sekadar kelurahan saja di kecamatan Tebo (Tengah), kabupaten Tebo Apakah ada kaitan Muara Tebo dengan Muara Bungo?


Muara Tebo adalah kelurahan di kecamatan Tebo Tengah, Kabupaten Tebo, Provinsi Jambi. Kabupaten ini merupakan hasil pemekaran dari kabupaten Bungo Tebo, tanggal 12 Oktober 1999. Ibu kota kabupaten Kabupaten Tebo di Muara Tebo. Batas wilayah Kabupaten Tebo di utara Kabupaten Indragiri Hulu Provinsi Riau; di timur Kabupaten Batanghari dan Kabupaten Tanjung Jabung Barat; di selatan Kecamatan Tabir Kabupaten Merangin; di barat       Kabupaten Bungo dan Kabupaten Dharmasraya, Sumatra Barat. (Wikipedia)

Lantas bagaimana sejarah Muara Tebo, sungai Tebo bermuara di sungai Batanghari di Tebo? Seperti yang disebut di atas, bagaimana sejarah Muara Tebo kurang mendapat perhatian. Padahal nama Tebo sudah ada sejak zaman kuno. Lalu bagaimana sejarah Muara Tebo, sungai Tebo bermuara di sungai Batanghari di Tebo? Seperti disebut di atas, dari sejarah candi inilah sejarah Jambi mulai dinarasikan. Seperti kata ahli sejarah tempo doeloe, semuanya ada permulaan. Untuk menambah pengetahuan dan meningkatkan wawasan sejarah nasional, mari kita telusuri sumber-sumber tempo doeloe.

Sejarah Jambi (8): Muara Tembesi, Kota di Jantung Daerah Aliran Sungai Batanghari; Asal Nama Tembesi dan Nama Batanghari


*Untuk melihat semua artikel Sejarah Jambi dalam blog ini Klik Disini  

Sejarah masa kini dan sejarah zaman kuno tentu saja sangat jauh berbeda. Namun antara dua masa itu ada hubungan relasinya. Muara Tembesi kini hanya sebagai kota kecil, yang hanya sebatas ibu kota kecamatan di kabupaten Batanghari. Nama Batanghari dan nama Muara Tembesi adalah nama kuno. Nama kabupaten Batanghari nama kota Muara Tembesi berada di jantung wilayah provinsi Jambi.  


Muaratembesi adalah sebuah kecamatan di Kabupaten Batanghari, Jambi. Kabupaten Batanghari (atau Batang Hari) adalah salah satu kabupaten dibagian tengah provinsi Jambi. Ibukota kabupaten Batanghari berada di kecamatan Muara Bulian.Batas Wilayah di Utara Kabupaten Tanjung Jabung Barat dan Kabupaten Tebo; di timur Kabupaten Muaro Jambi, di selatan   Kabupaten Musi Banyuasin; di barat Kabupaten Sarolangun. Secara topografis Kabupaten Batanghari merupakan wilayah dataran rendah dan rawa yang dibelah sungai Batanghari dan sepanjang tahun tergenang air, di mana menurut elevasinya daerah ini terdiri dari: 0-10 meter dari permukaan laut (11,80 %); 11-100 meter dari permukaan laut (83,70 %); 4,50 % wilayahnya berada pada ketinggian 101-500 meter dari permukaan laut. Kediaman Sultan Jambi di Dusun Tengah Desa Rambutan Masam (kini di Kecamatan Muara Tembesi, Kabupaten Batang Hari) pada tahun 1877-1879. Kabupaten Batanghari dibentuk pada 1 Desember 1948 melalui Peraturan Komisaris Pemerintah Pusat di Bukit Tinggi Nomor 81/Kom/U, tanggal 30 Nopember 1948 dengan pusat pemerintahannya di Kota Jambi. Pada tahun 1963, pusat pemerintahan daerah ini dipindahkan ke Kenali Asam, 10 km dari Kota Jambi. Kemudian pada tahun 1979, berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 12 Tahun 1979, ibu kota kabupaten yang terkenal kaya akan hasil tambang ini pindah dari Kenali Asam ke Muara Bulian, 64 km dari Kota Jambi sampai saat ini. Desa/Kelurahan: Kel. Pasar Ma. Tembesi Kel. Kampung Baru; Ampelu; Ampelu Mudo; Jebak; Pelayangan; Pematang Lima Suku Pulau; Rambutan Masam; Rantau Kapas Mudo; Rantau Kapas Tuo; Suka Ramai; Sei. Pulai; Tj. Marwo (Wikipedia)

Lantas bagaimana sejarah nama Kerinci di hulu Daerah Aliran Sungai Batanghari? Seperti yang disebut di atas, wilayah Kerinci juga termasuk era peradaban awal di (pulau) Sumatra, namujn kini menjadi penting bagi Sumatra Barat maupun Jambi. Lalu bagaimana sejarah nama Kerinci di hulu Daerah Aliran Sungai Batanghari? Seperti disebut di atas, dari sejarah candi inilah sejarah Jambi mulai dinarasikan. Seperti kata ahli sejarah tempo doeloe, semuanya ada permulaan. Untuk menambah pengetahuan dan meningkatkan wawasan sejarah nasional, mari kita telusuri sumber-sumber tempo doeloe.