Sejarah Bandung (25): Emma Poeradiredja, Wanita Pertama Anggota Dewan Kota (Gemeenteraad); Kiprah Perempuan Pribumi

*Untuk melihat semua artikel Sejarah Bandung dalam blog ini Klik Disini

Sudah diketahui secara luas tokoh wanita Bandung Dewi Sartika, terkenal sebagai pionir pendidikan untuk kaum perempuan. Namun, generasi penerusnya bernama Emma Poeradiredja kurang terinformasikan. Padahal Emma adalah perempuan pertama di Bandoeng yang menjadi anggota dewan (gemeenteraad). Emma Poeradiredja sendiri adalah Ketua divisi perempuan Pasundan yang banyak terlibat di dalam kegiatan sosial.

Idola Emma Poeradiredja, Ratu Emma
Di dewan kota Bandung terdapat dua wanita. Selain Emma adalah Raden Aju Sangkaningrat. Sangat menakjubkan di dewan kota Bandung ada dua wanita pribumi duduk dan tidak ada wanita Europcesche. Ini sangat disesalkan (Soerabaijasch handelsblad, 14-09-1938). Ini berarti secara politik, wanita pribumi lebih maju jika dibandingkan dengan wanita Eropa.

Emma Poeradiredja bukanlah nama asli, melainkan kombinasi nama idola Ratu Emma dan nama ayah Poeradiredja. Nama aslinya sebagaimana disebut dalam berbagai tulisan adalah Raden Rachmat’ulhadiah, lahir di Chirebon, 1902. Ayahnya adalah seorang anggota dewan di Bandung dan demikian juga saudara-saudaranya. Dugaan bahwa dua tokoh (ratu dan ayah) ini menjadi sumber cita-cita Emma Poeradiredja.