*Untuk melihat semua artikel Sejarah Sepak Bola Indonesia di blog ini Klik Disini
Pada masa ini ada dua nama yang dihubungkan dengan Kota Semarang: Maximilian van der Sluys Veer dan Jay Idzes. Max dan istrinya, Elly Kristanti, adalah pemilik terakhir rumah kuno bersejarah sebelum dihibahkan ke Yayasan Mardi Waluyo pada 2013. Rumah tersebut dibangun sekitar tahun 1890 awalnya dimiliki oleh arsitek Belanda ternama, Abraham Fletterman. Pada tahun 1952. Max menjabat sebagai Bendahara II di perkumpulan bernama Samarangse Van. Mereka adalah kerabat dekat Corrie Fletterman, yang merawat rumah itu setelah tahun 1965. Bangunan itu kini menjadi cagar budaya di Jalan Kyai Saleh No 15 Semarang..Sejarah Sepak Bola di Indonesia
Jay Idzes, bek tangguh Timnas Indonesia kelahiran Belanda (2 Juni 2000), memiliki darah Indonesia dari kakek dan neneknya. Kakeknya lahir di Semarang pada 1939 dan pernah merasakan masa penjajahan, sedangkan neneknya dari Jakarta. Ia memilih dinaturalisasi (Desember 2023) karena hubungan erat dengan keluarga, yang mendukung kariernya sebagai pemain profesional. Kakek Jay Idzes sempat hidup di panti asuhan selama 10 tahun, dan mengalami masa sulit penjajahan Jepang. Hingga saat ini, nama lengkap kakek Jay Idzes tidak dipublikasikan secara spesifik ke publik oleh sang pemain. Meskipun identitas namanya dirahasiakan, Jay Idzes telah membagikan beberapa informasi penting mengenai latar belakang kakeknya yang menjadi dasar garis keturunannya: Kakek Jay Idzes (ayah dari ibunya) lahir di Semarang pada tanggal 16 November 1939 akhirnya pindah ke Belanda pada usia sekitar 20 hingga 25 tahun. Jay mengungkapkan bahwa ibunya (single parent) membesarkan dirinya dan saudara perempuannya sendirian selama bertahun-tahun. Jay lahir dan besar di Mierlo, Belanda (AI Wikipedia).
Lantas bagaimana sejarah Jay Idzes dan marga van der Sluys di Semarang? Seperti disebut di atas, kakek Jay Idzes lahir di Semarang pada tahun 1939, tetapi tidak terinformasikan namanya. Sementara itu di Semarang pada masa terdapat rumah cagar budaya yang konon dimiliki keluarga van der Sluys. Untuk sekadar diketahui, Semarang adalah kota kelahiran HJ van Mook. Lalu bagaimana sejarah Jay Idzes dan marga van der Sluys di Semarang? Seperti kata ahli sejarah tempo doeloe, semuanya ada permulaan. Untuk menambah pengetahuan dan meningkatkan wawasan sejarah nasional, mari kita telusuri sumber-sumber tempo doeloe. Buku-buku yang Sudah Diterbitkan
