Tampilkan postingan dengan label Sejarah Surat Kabar. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Sejarah Surat Kabar. Tampilkan semua postingan

Kamis, 11 Juni 2026

Sejarah Surat Kabar (1): Surat Kabar Terbit di Surabaya Soerabaijasch handelsblad; Satu Satunya Terbit di Masa Pendudukan Jepang


*Untuk melihat semua artikel Sejarah Surat Kabar di blog ini Klik Disini

Soerabaijasch Handelsblad ("Surat Kabar Perdagangan Surabaya") adalah surat kabar lembar lebar berbahasa Belanda[1] yang beredar di Surabaya, Hindia Belanda. Surat kabar ini diterbitkan oleh Kolff and Company (Wikipedia Indonesia). Sejarah Catur di Indonesia


Soerabaijasch Handelsblad ("Surat Kabar Komersial Surabaya") adalah surat kabar berformat lembaran besar berbahasa Belanda yang terkemuka yang diterbitkan di Surabaya, Hindia Belanda (sekarang Indonesia). Surat kabar ini berperan penting sebagai media selama era kolonial, terutama mewakili kepentingan perdagangan dan perkebunan Eropa. Garis Waktu Sejarah Utama 1853 (Pendirian): Didirikan dengan nama De Oostpost ("Pos Timur"), menjadikannya surat kabar kedua yang muncul di Surabaya. Awalnya berfokus sepenuhnya pada iklan. Pada tahun 1865 secara resmi mengubah namanya menjadi Soerabaijasch Handelsblad seiring perluasan cakupannya ke berita umum, sastra, dan budaya. Pada tahun 1942 terpaksa mengubah format kalendernya ke sistem kōki Jepang sebelum ditutup sementara setelah pendudukan Jepang di wilayah tersebut. Pada tahun 1945 melanjutkan penerbitan setelah Perang Dunia II, beroperasi selama Revolusi Nasional Indonesia hingga akhirnya berhenti beroperasi secara permanen pada tahun 1957 (Wikipedia Inggris). 

Lantas bagaimana sejarah surat kabar Soerabaijasch handelsblad terbit di Surabaya? Seperti disebut di atas, surat kabar di Surabaya ini merupakan sukses surat kabar De Oostpost. Surat kabar sendiri pada masa ini sangat andal dijadikan sebagai sumber data dalam penulisan sejarah di Indonesia. Satu yang menjadi pertanyaan adalah Soerabaijasch handelsblad adalah satu-satunya surat kabar berbahasa Belanda yang terbit di masa (permulaan) pendudukan Jepang. Lalu bagaimana sejarah surat kabar Soerabaijasch handelsblad terbit di Surabaya? Seperti kata ahli sejarah tempo doeloe, semuanya ada permulaan. Untuk menambah pengetahuan dan meningkatkan wawasan sejarah nasional, mari kita telusuri sumber-sumber tempo doeloe.