Kamis, 01 April 2021

Sejarah Australia (13): Asal Usul Nama Kota Matua dan Suku Maori, Selandia Baru; Bagaimanakah Asal Usul Nama Australia?

 

*Untuk melihat semua artikel Sejarah Australia dalam blog ini Klik Disini 

Apalah arti sebuah nama? Demikian William Shakespeare (1564-1616) bertanya. Namun kini tentu pertanyaan itu tidak relevan lagi. Sebab nama ternyata penting. Bahkan pada masa ini kita perlu mempertanyakan asal usul nama Australia. Itu satu hal. Pertanyaan yang dapat ditambahkan dalam hal ini adalah bagaimana asal usul nama Matua dan Maori di Selandia Baru? Nama pulau di antara Australia dan Selandia Baru yang disebut Pulau Tasman asal usulnya berasal dari nama pelaut Beanda, Abel Tasman. Singkat kata, nama memang perlu, tidak perlu diremehkan seperti William Shakespeare.

Nama Australia yang mirip adalah nama Austria di Eropa, suatu kerajaan lama (kini di negara Australia). Sedangkan nama Matua dan Maori di Selandia Baru sama-sama memiliki awalan Ma. Nama-nama geografis sejak zaman kuno banyak yang berawalan Ma, seperti Madinah, Makkah, Malaya (Malaka), Macao, Manila, Mangindanao, Manado, Makassar, Maluku, Manawari (Manokwari), Marauke (Merauke), Maori dan Matua. Nama yang terakhir ini mirip nama saya. Nama Matua juga ditemukan di dekat danau Maninjau. Nama-nama berawal Ma juga ditemukan di Afrika seperti Mauritius, Marokko, Mali, Madagaskar. Tentu saja ada juga nama berawalan Ma di Eropa seperti Malaga, Madrid dan nama laut sendiri Maditerania (Mediterania). Apakah ada arti awalan Ma dalam nama-nama geografi?

Lantas bagaimana sejarah asal usul nama Matua dan Maori di Selandia Baru? Nama Selandia Baru sendiri berasal dari nama kapal Belanda pada era penemuan Selandia Baru (era Abel Tasman) yakni kapal Zeeland (nama suatu wilayah di Eropa, Belanda yang sekarang). Lalu kawasan baru di Laut Selatan ini pelaut-pelaut Belanda menyebut Nieuw Zeeland (tetapi orang Inggris menyesuaikan dengan bahasanya menjadi New Zealand, tetapi lalai tidak menulisnya secara sempurna New Zeeland). Lalu bagaimana sejarah asal usul nama Australia sendiri? Apakah merujuk pada nama Austria? Seperti kata ahli sejarah tempo doeloe, semuanya ada permulaan. Untuk menambah pengetahuan dan meningkatkan wawasan sejarah nasional, mari kita telusuri sumber-sumber tempo doeloe.

Sejarah seharusnya memiliki permulaan. Jika sejarawan gagal memberikan bukti catatan tertulis, setiap orang bahkan oleh penduduknya sendiri akan menciptakan imajinasi sendiri. Untuk menghindari hal itu terjadi, sumber utama yang digunakan dalam artikel ini adalah ‘sumber primer’ seperti surat kabar dan majalah sejaman, foto dan peta-peta. Sumber buku hanya digunakan sebagai pendukung (pembanding), karena saya anggap buku juga merupakan hasil kompilasi (analisis) dari sumber-sumber primer. Dalam penulisan artikel ini tidak semua sumber disebutkan lagi karena sudah disebut di artikel saya yang lain. Hanya sumber-sumber baru yang disebutkan atau sumber yang sudah pernah disebut di artikel lain disebutkan kembali di artikel ini hanya untuk lebih menekankan saja*.

Nama New Zealand: Nama Matua dan Maori

Belakangan ini muncul tulisan dari orang Selandia Baru (seperti di IDN Times), bahwa terdapat beberapa kosa kata bahasa Maori (bahasa asli Selandia Baru) mirip dengan bahasa (asal) Indonesia, Satu kata penting dalam bertanya adalah ‘apa’ (‘what’) dalam bahasa Maori adalah ‘aha’. Kosa kata ‘aha’ dalam bahasa Batak juga diartikan ‘apa’. Ini tentu sangat ganjil. Lantas apakah bahasa Maori tentang ‘apa’ mirip bahasa Batak (di Sumatra Utara) adalah suatu kebetulan? Itu jelas bukan hanya urusan ahli linguistik, tetapi juga para ahli lain seperti ahli geografi.

Bahasa mirip antara bahasa Maori dengan bahasa (asal) Indonesia selain ‘aha’=’apa’ adalah ‘hua’ (buah), ‘ia’ (dia). ‘ika’ (ikan),’mata’ (mata), ‘rangi’(langit), ‘rima’(lima), ‘rua’ (dua), ‘tangi’ (tangis), ‘taringa’ (telinga). Tentu saja masih banyak jika diperhatikan lebih lanjut seperti ‘ate’(hati), ‘mate’ (mati), ‘au’ (saya), ‘matua’ (ayah). Dari semua kosa kata di atas, semuanya ditemukan (mirip) dalam bahasa Batak, terutama kosa kata yang spesifik (nyaris tidak ditemukan dalam bahasa daerah lainnya) seperti kosa kata ‘aha’, ‘ia’, ‘tangi’, ‘ate’, ‘mate’. ‘au’ dan ‘matua’. Kosa-kata dalam bahasa Maori itu tentu saja selain bahasa Batak juga banyak mirip dengan bahasa Melayu, Kosa kata ‘rua’ (dua) ditemukan dalam bahasa Makassar.

Tunggu deskripsi lengkapnya

Nama Australia: Nama Austria

Tunggu deskripsi lengkapnya

 

*Akhir Matua Harahap, penulis artikel di blog ini adalah seorang warga Kota Depok sejak 1999 hingga ini hari. Pernah menjadi warga Kota Bogor (1983-1991) dan Jakarta Pusat (1991-1999). Disamping pekerjaan utama sebagai dosen dan peneliti di Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Indonesia, saya memiliki hobi berkebun di seputar rumah--agar lingkungan tempat tinggal segar dan hijau. Menulis artikel di blog hanya dilakukan saat menonton sepakbola atau waktu senggang, utamanya jelang tidur..Saya sendiri bukan sejarawan (ahli sejarah), tetapi ekonom yang memerlukan aspek sejarah dalam memahami ekonomi dan bisnis Indonesia. Artikel-artikel sejarah dalam blog ini hanyalah catatan pinggir yang dibuang sayang (publish or perish). Korespondensi: akhirmh@yahoo.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar