*Untuk melihat semua artikel Sejarah Menjadi Indonesia dalam blog ini Klik Disini
Sejarah pantai selatan Jawa kurang dikenal sejak zaman kuno. Hal itu karena lalu lintas navigasi pelayaran perdagangan lebih intens di pantai utara Jawa. Boleh jadi karena pantai selatan Jawa yang pantainya banyak yang terjal, juga soal ombak yang besar dari lautan India sangat mengancam keselamanan navigasi pelayaran perdagangan zaman kuno. Sejak kehadiran orang Eropa (Portugis yang kemudian disusul Belanda) wilayah selatan pulau Jawa kerap dikunjungi. Meski demikian, aktivitas penduduk sejak zaman kuno sudah intens tetapi arus perdaganganya justru melalui darat ke pantai utara Jawa.
Lantas bagaimana sejarah pantai selatan Jawa? Seperti disebut di atas, meski pantai selatan Jawa kurang dikenal, tetapi aktivitas penduduk di pedalaman memberi dampak di pantai-pantai selatan Jawa. Salah satu dampak tersebut adalah ditemukannya potensi ladang-ladang minyak di pantai selatan Jawa. Minyak yang terbentuk dari bahan fosil seperti sampah tumbuhan diduga karena aktivitas manusia di pedalaman melalui sungai-sungai besar yang mengalir ke pantai selatan Jawa seperti sungai Serayu. Lalu bagaimana dengan sejarah kilang minyak Cilacap? Seperti kata ahli sejarah tempo doeloe, semuanya ada permulaan. Untuk menambah pengetahuan dan meningkatkan wawasan sejarah nasional, mari kita telusuri sumber-sumber tempo doeloe.