Senin, 29 Maret 2021

Sejarah Australia (7): Orang Australia Harus Belajar Sejarah Papua, Bukan Sebaliknya; Apa Orang Australia Ingkari Sejarah Papua?

 

*Untuk melihat semua artikel Sejarah Australia dalam blog ini Klik Disini 

Satu bagian dari sejarah Australia adalah tentang sejarah Papua. Sejarah Papua dalam hal ini adalah sejarah pulau Papua yang sejak lama dikenal sebagai Tanah Papua. Setelah kehadiran Portugis, nama Tanah Papua disebut orang-orang Portugis sebagai Nova Guinea. Oleh karena itu sejarah Papua dalam hal ini adalah sejarah Tanah orang Papua yang meliputi nama Tanah Papua atau Nova Guinea. Tentu saja sejarah Papua ini sudah eksis jauh sebelum ditemukan tanah baru, tanah yang luas di selatan Tanah Papua yang disebut Nova Hollandia (Nieuw Nederland). Orang-orang Belanda kali pertama menemukan daratan Australia pada tahun 1610..

James Cook adalah orang Inggris pertama yang membuat heboh penemuan benua Australia, James Cook melakukan ekspedisi ke Laut Selatan dan Lautan Pasifik pada tahun 1773. James Cook singgah pertama kali di Pulau Tasman, suatu pulau yang kali pertama ditemukan oleh Abel Tasman pada tahun 1642. Abel Tasman sendiri adalah orang yang kesekian pelaut-pelaut Belanda yang telah mengunjungi (benua) Australia. Satu keutamaan James Cook tentang benua baru (Australia) adalah dia melaporkan secara detail tentang profil benua baru tersebut, mebuat peta-peta daratan pantai dan mebuat rekomendasi untuk dijadikan koloni Inggris untuk pengembangan pertanian. Laporan James Cook ini kemudian dipublikasikan di Eropa (sebagai buku pertama yang membahas tentang keberadaan benua Australia). Buku ini mendapat respon publik di Eropa dan bahkan setahun setelah diterbitkan pada tahun 1778, diterjemahkan ke dalam bahasa Belanda. James Cook sendiri dikabarkan meninggal pada tahun 1770.

Lantas mengapa orang Australia harus belajar Sejarah Papua? Seperti disebut di atas, faktanya, sejarah Papua sudah eksis sejak lama bahkan jauh sebelum ditemukan (benua) Australia. Adalah James Cook yang mempopulerkan benua baru yang disebut Nova Hollandia kepada publik Eropa khususnya orang-orang Inggris. Sejak James Cook seolah-olah orang-orang Inggrislan yang menemukan benua baru Australia. Tentu saja orang-orang Belanda bereaksi dengan membukan arsip-arsip lama dan peta-peta awal dan mulai menulis tentang penemuan awal benua Australia. Sebelum orang-orang Belanda menyadarinya, orang-orang Inggris sudah mengincar Australia (sebagaimana yang direkomendasikan oleh James Cook). Lalu mengapa orang Australia harus belajar Sejarah Papua? Sebab penemuan benua Australia terkait dengan kehadiran orang Belanda di Tanah Papua atau Nova Guinea. Okelah, lantas mengapa orang Australia disebut engingkari sejarah Papua? Sebab orang Australia masa kini menganggap sejarah Australia lebih tua dari sejarah Papua. Seperti kata ahli sejarah tempo doeloe, semuanya ada permulaan. Untuk menambah pengetahuan dan meningkatkan wawasan sejarah nasional, mari kita telusuri sumber-sumber tempo doeloe.

Minggu, 28 Maret 2021

Sejarah Australia (6): Pulau Saint Paul dan Pulau Mauritius di Tengah Lautan Hindia; Rute Pelayaran ke Hindia Timur - Australia

 

*Untuk melihat semua artikel Sejarah Australia dalam blog ini Klik Disini

Tiga lautan luas adalah rute navigasi pelayaran paling berbahaya tempo doeloe. Melalui Lautan Atlantik pelaut-pelaut Eropa menemukan (benua) Amerika; Lautan Hindia untuk mencapai Hindia Timur (baca: Indonesia); Lautan Pasifik rute pelayaran antara timur-barat (East-West). Dua pulau penting (strategis) di Lautan Hindia, Pulau Mauritius dari Eropa di Afrika Selatan tidak hanya persinggahan yang aman untuk menuju Hindia Timur, juga Pulau St Paul rute paling nyaman mencapai (benua) Australia. Mengapa? Faktor angin barat yang menyebabkan demikian.

Pada masa ini, Pulau St Paul (Ile Saint-Paul dikenal sebagai sebuah pulau yang membentuk bagian dari Daratan Selatan dan Antartika Prancis (Terres australes et antarctiques françaises, TAAF) di Samudra Hindia dengan luas 6 Km2. Pulau ini terletak sekitar 90 Km di selatan Ile Amsterdam, 1.300 Km timur laut Kepulauan Kerguelen dan 3.000 Km tenggara Réunion. Ini adalah pendaratan terdekat (355 Km) ke antipode dari pusat geografis Amerika Serikat yang berdekatan. Pulau St Paul termasuk habitat yang sesuai bagi burung laut. Kabin penelitian ilmiah di pulau itu digunakan untuk kampanye singkat ilmiah atau ekologi, tetapi tidak ada populasi permanen di pulau ini. Pulau St Paul berada di bawah otoritas administrator senior di Réunion (Prancis).

Lantas bagaimana sejarah Pulau St Paul? Pulau terdekat dari Pulau Mauritius inilah yang membantu Abel Tasman pada tahun 1642 menemukan benua Australia di pantai barat Pulau Tasman. Lalu apa pentingnya pulau tak berpenghuni ini dalam sejarah Australia? Jelas tidak hanya karena Abel Tasman, tetapi penting dalam penyelidikan Laut Selatan (di selatan Lautan Hindia). Pulau ini sempat diklaim oleh beberapa bangsa. Seperti kata ahli sejarah tempo doeloe, semuanya ada permulaan. Untuk menambah pengetahuan dan meningkatkan wawasan sejarah nasional, mari kita telusuri sumber-sumber tempo doeloe.

Sejarah Australia (5): Kota Darwin dan Pulau Merville, di Selatan Pulau Rote; Dari Era Abel Tasman hingga Era Timor Leste

 

*Untuk melihat semua artikel Sejarah Australia dalam blog ini Klik Disini 

Kota Darwin pada masa kini dapat dikatakan kota terbesar di pantai utara Australia. Sebagai kota besar, yang memang sudah yang terbesar sejak masa lampau, tentu posisinya menjadi penting dan sejathnya juga penting. Satu pulau besar yang melindungi kota tersebut disebut Pulau Merville. Kota Darwin dan Pulau Merville tempo doeloe awalnya diakses dari Pulau Rote. Lho, koq bisa! Itulah sejarahnya.

Belakangan ini Pemerintah Australia merevitalisasi kebijakannya bahwa Kota Darwin akan diposisikan sebagai bagian dari Asia. Nah, lho! Pemerintah Australia menyadari bahwa selama ini anggapan yang adalah Kota Darwin tidak dekat dengan Asia, padahal berada di Asia. Ini seakan sejarah berulang, sebab tempo doeloe lalu lintas pelayaran begitu dekat antara pendudu atau warga di Darwin dengan di pulau-pulau Timor Groep bahkan kota-kota di Celebes (Sulawesi). Rezim lama Australia memisahkan fakta itu (banyak ruginya)  dan kini Pemerintah Australia seakan ingin mengembalikannya (banyak untungnya). Kota Darwin sendiri di Australia adalah ibu kota negara bagian Teritori Utara dengan penduduk kota hampir 100.000 jiwa.

Lantas bagaimana sejarah asal usul kota Darwin dan nama Pulau Merville? Seperti disebut di atas sejarhnya sudah sejak lama. Pada masa kini dapat dikatakan kota Darwin adalah kota besar di Australia yang begitu dekat secara geografis dengan Indonesia (provinsi NTT). Itulah mengapa sejarah kota Darwin penting untuk diketahui. Lalu bagaimana sejarah kota Darwin sendiri? Sejak era Abel Tasman hingga era Timor Leste. Seperti kata ahli sejarah tempo doeloe, semuanya ada permulaan. Untuk menambah pengetahuan dan meningkatkan wawasan sejarah nasional, mari kita telusuri sumber-sumber tempo doeloe.