*Untuk melihat semua artikel Sejarah Sepak Bola Indonesia di blog ini Klik Disini
Ada peribahasa: ‘bagai makan buah simalakama, dimakan ibu mati, tidak dimakan ayah mati’. Itulah yang terjadi pertandingan antara klub Como 1907 milik orang Indonesia dan klub Cremonese yang digawangi oleh pemain timnas Indonesia, Emil Audero. Fakta bahwa tadi subuh, klub Como 1907 secara resmi mencetak sejarah lolos ke Liga Champions setelah mengalahkan US Cremonese dengan skor telak 4-1 pada laga pamungkas Serie A musim 2025/2026. Ironisnya, kekalahan ini juga memastikan klub yang dibela kiper Timnas Indonesia, Emil Audero, resmi terdegradasi ke Serie B.
Hasil Liga Italia: Como ke Liga Champions, Emil Audero Cs Degradasi. Randy Prasatya- Sepakbola. Senin, 25 Mei 2026 04:10 WIB: ‘Jakarta - Como menyudahi perjalanan di Liga Italia 2025/2026 dengan finis di posisi keempat. Pasukan Cesc Fabregas itu meraih tiket ke Liga Champions. Como bertandang ke markas Cremonese dalam pekan terakhir Serie A, Senin (25/5/2026) dini hari WIB. Jesus Rodriguez membawa Como memimpin 1-0 pada babak pertama lewat gol di menit ke-35. Anastasios Douvikas kemudian memperbesar keunggulan Como menjadi 2-0 di menit ke-50. Cremonese, yang sedang berjuang untuk bertahan di Serie A, mendapatkan gol Federico Bonazzoli di menit ke-54. Perjuangan Cremonese untuk bertahan di Serie A menjadi berat pada menit ke-70. Alberto Grassi diganjar kartu merah dan diganjar penalti. Lucas Da Cunha maju sebagai eksekutor. Bola tembakannya berhasil membobol gawang Emil Audero di menit ke-73 dan Como memimpin 3-1. Emil Audero, yang juga kiper Timnas Indonesia, kembali dibobol Da Cunha. Gol di menit ke-80 itu membawa Como menang 4-1. Hasil ini mengantarkan Como finis di urutan keempat dengan 71 poin, yang artinya merebut tiket ke Liga Champions setelah AC Milan kalah melawan Cagliari. Cremonese harus rela terdegradasi ke Serie B urutan ke-18 dengan 34 poin (https://sport.detik.com/sepakbola/).
Lantas bagaimana sejarah klub Como 1907 kali pertama di Liga Champion Eropa? Nah, itu dia: sudah barang tentu belum pernah terinformasikan, tapi hari ini semua pecinta sepak bola Indonesia mulai tersenyum. Dan, ini dia: Buku “Sejarah Klub Como 1907” segera terbit. Lalu bagaimana sejarah klub Como 1907 kali pertama di Liga Champion Eropa? Seperti kata ahli sejarah tempo doeloe, semuanya ada permulaan. Untuk menambah pengetahuan dan meningkatkan wawasan sejarah nasional, mari kita telusuri sumber-sumber tempo doeloe.
Sejarah seharusnya memiliki permulaan. Jika sejarawan gagal memberikan bukti catatan tertulis, setiap orang bahkan oleh penduduknya sendiri akan menciptakan imajinasi sendiri. Untuk menghindari hal itu terjadi, sumber utama yang digunakan dalam artikel ini adalah ‘sumber primer’ seperti surat kabar dan majalah sejaman, foto dan peta-peta. Sumber buku hanya digunakan sebagai pendukung (pembanding), karena saya anggap buku juga merupakan hasil kompilasi (analisis) dari sumber-sumber primer. Dalam penulisan artikel ini tidak semua sumber disebutkan lagi karena sudah disebut di artikel saya yang lain. Hanya sumber-sumber baru yang disebutkan atau sumber yang sudah pernah disebut di artikel lain disebutkan kembali di artikel ini hanya untuk lebih menekankan saja.
Klub
Como 1907 Kali Pertama di Liga Champion Eropa; Buku Sejarah Klub Como 1907
Segera Terbit
Tunggu deskripsi lengkapnya
Buku Sejarah Klub Como 1907 Segera Terbit: Seperti Kata Ahli Sejarah Tempo Doeloe, Semuanya Ada Permulaan
Tunggu deskripsi lengkapnya
*Akhir Matua Harahap, penulis artikel di blog ini adalah seorang warga Kota Depok. Disamping pekerjaan utama sebagai dosen dan peneliti di Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Indonesia, saya memiliki hobi menulis artikel sejarah di blog di waktu luang. Saya sendiri bukan sejarawan (ahli sejarah), tetapi ekonom yang memerlukan aspek sejarah dalam memahami ekonomi dan bisnis Indonesia. Artikel-artikel sejarah dalam blog ini hanyalah catatan pinggir yang dibuang sayang (publish or perish). Buku-buku sejarah yang sudah dipublikasikan: Sejarah Mahasiswa di Indonesia: Generasi Pertama; Sejarah Pers di Indonesia: Awal Kebangkitan Bangsa; Sejarah Sepak Bola di Indonesia; Sejarah Pendidikan di Indonesia: Pionir Willem Iskander; Sejarah Bahasa Indonesia. Forthcoming: “Sejarah Catur di Indonesia”; “Sejarah Kongres Pemuda dan Sumpah Pemuda”; “Sejarah Diaspora Indonesia”. Korespondensi: akhirmh@yahoo.com


Tidak ada komentar:
Posting Komentar