Kamis, 20 Agustus 2026

Sejarah Dr Tjipto (20): Soejitno Meninggal pada Perang Kemerdekaan, 1947; "The Last Mochican" Keluarga "Mangoenkoesoemo"


*Untuk melihat semua artikel Sejarah Dr Tjipto di blog ini Klik Disini

Mr Sujitno Mangoenkoesoemo adalah adik bungsu Dr Tjipto Mangoenkoesoemo, seorang intelektual, tokoh pergerakan nasional, dan ahli hukum. Mr Sujitno tidak sepopuler saudara-saudaranya seperti Dr Tjipto, Dr Goenawan, Dr Boediardjo, Dr Sjamsoel dan Ir Darmawan. Mr Sujitno Mangoenkoesoemo juga tidak berumur panjang, meninggal tahun 1947. Ir Darmawan Mangoenkoesoemo hanya satu-satunya yang masih hidup dan berumur panjang dari keluarga Mangoenkoesoemo. Sejarah Mahasiswa di Indonesia


Ir Darmawan Mangunkusumo lahir 25 Mei 1901 adalah seorang ekonom, insinyur, dan tokoh pergerakan nasional yang menjabat sebagai Menteri Kemakmuran Indonesia antara tahun 1945 dan 1946. Beliau merupakan adik kandung dari pahlawan nasional Dr Tjipto Mangoenkoesoemo dan dr. Gunawan Mangunkusumo. Studi di Belanda bidang teknik di Technische Hoogeschool Delft (sekarang TU Delft). Selama berkuliah, ia aktif memperjuangkan kemerdekaan Indonesia melalui organisasi mahasiswa Perhimpoenan Indonesia. Setelah lulus dan menyandang gelar Insinyur (Ir.), ia bekerja sebagai pejabat urusan ekonomi untuk pemerintah kolonial. Masa Pendudukan Jepang tetap mempertahankan posisi strategisnya di bidang ekonomi pemerintahan. Pada masa Pemerintahan Indonesia dipercaya menjadi Menteri Kemakmuran (kini mencakup sektor perdagangan, industri, dan pertanian) dalam Kabinet Sjahrir I dan Kabinet Sjahrir II periode 1945-1946 (AI Wikipedia) 

Lantas bagaimana sejarah Soejitno meninggal pada perang pempertahankan kemerdekaan? Seperti disebut di atas, Soejitno adalah adik bungsi Dr Tjipto. Setelah Mr Soejitno meninggal 1947, hanya  Ir Darmawan Mangoenkoesoemo yang masih hidup dan berumur panjang (The Last Mochican dari keluarga guru Mangoenkoesoemo). Lalu bagaimana sejarah Soejitno meninggal pada perang pempertahankan kemerdekaan? Seperti kata ahli sejarah tempo doeloe, semuanya ada permulaan. Untuk menambah pengetahuan dan meningkatkan wawasan sejarah nasional, mari kita telusuri sumber-sumber tempo doeloe. Model Bisnis Era Teknologi Informasi