*Untuk melihat semua artikel Sejarah Banyumas dalam blog ini Klik Disini
Situs Igir Karem adalah sebuah penemuan struktur batuan purba yang terletak di tengah hutan pinus Desa Karangjambu, Kecamatan Karangjambu, Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah. Situs ini mulai viral pada akhir tahun 2025 dan awal 2026 karena keunikan susunan batunya yang tampak simetris dan rapi. Prasejarah dalam Serjarah Indonesia di wilayah Jawa lainnya terdapat di situs Sangiran.
Igir Karem adalah sebuah kawasan di Dusun I, Desa Karangjambu, Kecamatan Karangjambu, Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah, yang terkenal karena penemuan batuan presisi yang memicu spekulasi tentang situs purbakala atau peradaban kuno. Informasi Utama: Nama Tempat: Igir Karem. Lokasi: Dusun I, Karangjambu, Kec. Karangjambu, Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah. Deskripsi dan Status: Kawasan ini menjadi viral karena formasi batuan yang tampak simetris dan tersusun rapi. Sudut pandang geologi menyebutkan bahwa formasi ini bisa jadi merupakan hasil proses alamiah seperti columnar joint (pola retakan batuan akibat pendinginan lava yang membentuk kolom alami). Hingga kini, status Igir Karem belum ditetapkan sebagai situs arkeologi resmi dan masih menunggu kajian akademis yang komprehensif. Meskipun demikian, papan penanda telah dipasang sebagai pengenalan awal, menandai tempat ini telah masuk dalam perhatian publik dan pengelola daerah, serta berpotensi menjadi objek wisata edukatif (AI Wikipedia)
Lantas bagaimana sejarah situs purbakala Igir Karem di Purbalingga di Pegunungan Selatan? Seperti disebut di atas, Igir Karem di Purbalingga berada di Pegunungan Selatan di Jawa. Nama-nama situs prasejarah di selatan. Lalu bagaimana sejarah situs purbakala Igir Karem di Purbalingga di Pegunungan Selatan? Seperti kata ahli sejarah tempo doeloe, semuanya ada permulaan. Untuk menambah pengetahuan dan meningkatkan wawasan sejarah nasional, mari kita telusuri sumber-sumber tempo doeloe.
Sejarah seharusnya memiliki permulaan. Jika sejarawan gagal memberikan bukti catatan tertulis, setiap orang bahkan oleh penduduknya sendiri akan menciptakan imajinasi sendiri. Untuk menghindari hal itu terjadi, sumber utama yang digunakan dalam artikel ini adalah ‘sumber primer’ seperti surat kabar dan majalah sejaman, foto dan peta-peta. Sumber buku hanya digunakan sebagai pendukung (pembanding), karena saya anggap buku juga merupakan hasil kompilasi (analisis) dari sumber-sumber primer. Dalam penulisan artikel ini tidak semua sumber disebutkan lagi karena sudah disebut di artikel saya yang lain. Hanya sumber-sumber baru yang disebutkan atau sumber yang sudah pernah disebut di artikel lain disebutkan kembali di artikel ini hanya untuk lebih menekankan saja*.
Situs Purbakala Igir Karem di
Purbalingga di Pegunungan Selatan; Sukabumi, Gunung Kidul dan Trenggalek
Tunggu deskripsi lengkapnya
Sukabumi, Gunung Kidul dan Trenggalek: Pantrai Selatan Jawa dan Pantai Barat Sumatra
Tunggu deskripsi lengkapnya


Tidak ada komentar:
Posting Komentar