*Untuk melihat semua artikel Sejarah Malang dalam blog ini Klik Disini
Kediri dan Malang dihubungkan sungai Brantas, Malang
di hulu, Kediri di hilir. Malang dan Kediri dipisahkan oleh gunung Arjuno.
Namun demikian ada jalan pintas antara Kediri dan Malang melalui Batu, Antang
dan Kandangan. Sungai Brantas sejatinya berbentuk tiga perempat lingkatan,
berhulu di gunung Arjuno dan berhilir di Mojekerto dan Suranaya. Antara Arjuno
dan Mojokerto terdapat Pegunungan Penanggungan. Kota Kediri, Malang dan Surabaya
di daerah aliran sungai Brantas adalah tiga kota terbesar di Jawa Timur (idem
dito tempo doeloe: Kediri, Singosari/Malang dan Majapahit/Mojokerto).
Kediri kota terletak sekitar 130 km sebelah barat daya Surabaya kota terbesar ketiga di provinsi Jawa Timur setelah Surabaya dan Malang. Kediri kota tertua di Jawa Timur. Kota Kediri dilalui sungai Brantas dari selatan ke utara. Temuan arkeologi di Tondowongso 2007 menunjukkan sekitar Kediri lokasi Kerajaan Kadiri (Hindu-Buddha abad ke-11). Menurut Serat Calon Arang, awal mula Kediri permukiman perkotaan dimulai Airlangga pindahkan pusat kerajaan dari Kahuripan ke Dahanapura (sekitar Kota Kediri). Wilayah Panjalu menjadi dua, Kediri di barat (berpusat di Daha) dan Jenggala di timur (pusat di Janggala). Panjalu sebagai Kerajaan Kediri. Tumapel (berpusat di Singhasari) menguat, ibukota Dahanapura diserang dan kota jadi kedudukan raja vazal, berlanjut hingga Majapahit, Demak dan Mataram Islam. Pasukan VOC menyerbu Kediri yang dijadikan ibukota oleh Trunajaya–tahun 1678. Kediri jatuh ke tangan VOC pada saat itu dikuasai Cakraningrat IV, adipati Madura yang memihak VOC dan menginginkan bebasnya Madura dari Kasunanan Kartasura. Karena ditolak oleh VOC, ia memberontak. Pemberontakannya ini dikalahkan VOC, dibantu Pakubuwana II, sunan Kartasura. Sebagai pembayaran, Kediri menjadi bagian yang dikuasai VOC. Kota Kediri menjadi Gemeente 1 April 1906. Struktur wilayah Kediri dataran rendah terletak di bagian timur sungai, dataran tinggi di bagian barat sungai. Kabupaten Kediri berbatasan kabupaten Malang dan kabupaten Blitar di timur, Di sebelah timur laut, tepatnya di kecamatan Kandangan, terdapat rangkaian Pegunungan Anjasmoro - Argowayang batas Kediri dan Malang (Wikipedia)
Lantas bagaimana sejarah Kediri di hilir sungai Brantas, Malang berada di hulu? Seperti disebut di atas, sungai Brantas pada dasarnya sungai melingkar, hulunya di wilayah Malang dan hilirnya di Kediri (hingga Mojokerto). Jalan pintas antara Kediri dan Malang melalui Antang dan Kandangan. Lalu bagaimana sejarah Kediri di hilir sungai Brantas, Malang berada di hulu? Seperti kata ahli sejarah tempo doeloe, semuanya ada permulaan. Untuk menambah pengetahuan dan meningkatkan wawasan sejarah nasional, mari kita telusuri sumber-sumber tempo doeloe.





