Kamis, 22 Januari 2026

Sejarah Jepang (6): Amerika versus Jepang; Laksamana Matthew Peery di Jepang 1854, Kapten Gibson di Djambi, Indonesia 1852


*Untuk melihat semua artikel Sejarah Jepang dalam blog ini Klik Disini

Jepang dan Amerika Serikat (AS) saat ini merupakan sekutu dekat secara politik dan militer. Ini terjadi setelah Perang Dunia II, hubungan Jepang dan AS menjadi sangat erat, dibentuk oleh perjanjian damai dan kerja sama militer. Namun tetap menjadi masalah di kalangan masyarakat Jepang. Bukan karena masalah Greenland, tetapi keberadaan Pangkalan Militer AS di Okinawa. Bagaimana hal itu terjadi?


Amerika Serikat  secara resmi menyatakan perang dan menjadi musuh Jepang pada 8 Desember 1941. Namun, ketegangan antara kedua negara telah berkembang jauh sebelum itu. Persaingan mulai muncul karena perebutan pengaruh ekonomi dan wilayah di Asia, khususnya di Tiongkok, serta perlakuan diskriminatif terhadap imigran Jepang di AS. Hubungan memburuk drastis setelah Jepang menginvasi Manchuria (1931) dan melancarkan perang skala penuh terhadap Tiongkok (1937). Insiden penenggelaman kapal perang AS, USS Panay, oleh pesawat Jepang pada akhir 1937 semakin memicu kemarahan publik Amerika. AS berusaha menghentikan agresi Jepang dengan menjatuhkan sanksi ekonomi, termasuk larangan ekspor bahan baku perang seperti besi, baja, dan minyak. Hal ini membuat Jepang memandang AS sebagai penghambat utama ambisi mereka di Asia. Jepang melancarkan serangan mendadak ke pangkalan Angkatan Laut AS di Hawaii untuk melumpuhkan armada Pasifik Amerika (7 Desember 1941). Satu hari setelah serangan tersebut, Kongres AS secara resmi menyatakan perang terhadap Jepang, yang menandai keterlibatan penuh AS dalam Perang Dunia II sebagai musuh utama Jepang. Permusuhan ini berakhir setelah Jepang menyerah tanpa syarat pada Agustus 1945, diikuti dengan periode pendudukan Sekutu yang mengubah hubungan kedua negara menjadi sekutu dekat hingga saat ini (AI Wikipedia).. 

Lantas bagaimana sejarah Amerika versus Jepang? Seperti disebut di atas, perseteruan antara Jepang dan Amerika dimulai tahun 1937, tetapi jejak-jejaknya sudah muncul sejak kehadiran pasukan Amerika dipimpin Laksamana Peery di Jepang tahun 1854. Dua tahun sebelum itu Kapten Gibson di Djambi melakukan aneksasi tahun 1852. Lalu bagaimana sejarah Amerika versus Jepang? Seperti kata ahli sejarah tempo doeloe, semuanya ada permulaan. Untuk menambah pengetahuan dan meningkatkan wawasan sejarah nasional, mari kita telusuri sumber-sumber tempo doeloe.

Selasa, 20 Januari 2026

Sejarah Bahasa Indonesia (12):Nama Negara Lain dalam Bahasa Indonesia (KBBI); Nama Indonesia dalam Bahasa Asing, Sejak Kapan?


*Untuk melihat semua artikel Sejarah Bahasa Indonesia di blog ini Klik Disini

Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), nama-nama negara ditulis menggunakan ejaan bahasa Indonesia yang baku. Sebagai contoh: Belanda (bukan Netherlands), Inggris (bukan United Kingdom/England), Jerman (bukan Germany), Prancis (bukan France atau Perancis), Tiongkok (istilah baku untuk China). Baru-baru ini daftar nama negara yang mengalami penyesuaian ejaan terbaru Indonesia: Afghanistan menjadi Afganistan; Bangladesh (Banglades); Bhutan (Butan) Brunei Darussalam (Brunei Darusalam); Cabo Verde (Tanjung Hijau); Chile (Cili); Djibouti (Jibuti); Guinea (Ginea); Kazakhstan (Kazakstan); Lebanon (Libanon); Liechtenstein (Liktenstin); North Macedonia (Masedonia Utara); Paraguay (Paraguai); Thailand (Tailan); Switzerland (Swis); Uruguay (Uruguai). 


Thailand Jadi Tailan, Akankah Resmi Masuk KBBI? Ini Kata Badan Bahasa Kompas.com, 20 Januari 2026. Kompas.com. Pemerintah melalui Badan Informasi Geospasial (BIG) resmi menetapkan perubahan penulisan dan pengucapan nama negara Thailand menjadi Tailan dalam bahasa Indonesia. Perubahan ini tercantum dalam dokumen eksonim, yaitu daftar nama resmi negara-negara dunia versi bahasa Indonesia. Pembaruan tersebut dimuat dalam dokumen resmi bernomor GEGN.2/2025/122/CRP.122 yang disampaikan Indonesia pada sidang United Nations Group of Experts on Geographical Names (UNGEGN) di New York, Amerika Serikat, pada 28 April–2 Mei 2025. Standardisasi ini merupakan bagian dari inisiatif jangka panjang yang telah diajukan delegasi Indonesia sejak 2019. Dalam dokumen UNGEGN bertajuk “Updated World Country Names: Short and Formal Names, Submitted by Indonesia” tertanggal 10 Maret 2025, disebutkan bahwa Indonesia mulai mengumpulkan daftar lengkap nama negara dan ibu kota dunia sejak sesi perdana UNGEGN pada 2019. Upaya tersebut kemudian diperkuat pada 2024 melalui pembaruan ejaan yang lebih akurat secara ortografis (tata tulis) dan fonologis (pelafalan). Tujuan utama pembaruan ini adalah menyesuaikan penulisan nama negara asing agar selaras dengan pelafalan dan tata tulis bahasa Indonesia, tanpa menyimpang dari daftar resmi negara anggota Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), seperti Thailand menjadi Tailan serta Paraguay menjadi Paraguai

Lantas bagaimana sejarah nama negara lain dalam Bahasa Indonesia (KBBI)? Seperti disebut di atas, baru-baru ini ada sejumlah negara lain yang mengalami penyesuaian dalam Bahasa Indonesia. Sebaliknya, nama Indonesia di berbagai negara lain sudah ada sejak lama. Lalu bagaimana sejarah nama negara lain dalam Bahasa Indonesia (KBBI)? Seperti kata ahli sejarah tempo doeloe, semuanya ada permulaan. Untuk menambah pengetahuan dan meningkatkan wawasan sejarah nasional, mari kita telusuri sumber-sumber tempo doeloe.

Minggu, 18 Januari 2026

Sejarah Jepang (5): Orang Portugis, Orang Belanda dan VOC di Jepang; Awal Bermula Orang Portugis di Indonesia di Hindia Timur


*Untuk melihat semua artikel Sejarah Jepang dalam blog ini Klik Disini

Orang Portugis merupakan bangsa Eropa pertama yang mencapai Jepang, mendahului Belanda sekitar lebih dari setengah abad. Orang Portugis pertama kali tiba di Jepang pada tahun 1543 ketika sebuah kapal yang membawa pedagang (termasuk António Mota dan Francisco Zeimoto) terhempas badai dan terdampar di Pulau Tanegashima. 


Sejarah Portugis di Jepang dimulai pada tahun 1543, ketika para penjelajah Portugis menjadi orang Eropa pertama yang tiba di sana. Kedatangan mereka membawa pengaruh signifikan dalam perdagangan, persenjataan, dan agama Kristen, meskipun interaksi ini akhirnya berakhir dengan pengusiran mereka dari negara tersebut. Para penjelajah Portugis mendarat di pulau selatan Jepang, Tanegashima, secara tidak sengaja setelah kapal jung mereka terdampar. Pedagang dan saudagar Portugis segera menyadari peluang perdagangan yang menguntungkan di Jepang dan mulai menjalin hubungan. Sejak tahun 1571, Portugis mendirikan pos dagang permanen di Nagasaki dan menikmati monopoli perdagangan tanpa saingan selama sekitar 68 tahun. Dampak terbesar awal adalah pengenalan senjata api (senapan lontak) ke dalam peperangan Jepang, yang secara signifikan mengubah taktik militer di era Sengoku (periode perang sipil). Misionaris Spanyol Fransiskus Xaverius, yang terkait dengan upaya Portugis, tiba di Jepang pada tahun 1550 dan mulai menyebarkan agama Katolik, yang didukung oleh beberapa penguasa daerah untuk keuntungan politik dan ekonomi (AI Wikipedia). 

Lantas bagaimana sejarah Orang Portugis, Orang Belanda dan VOC di Jepang? Seperti disebut du atas, orang Eropa pertama mencapai (wilayah) Jepang adalah orang Portugis. Itu semua bermula dengan Orang Portugis di Indonesia, Hindia Timur. Lalu bagaimana sejarah Orang Portugis, Orang Belanda dan VOC di Jepang? Seperti kata ahli sejarah tempo doeloe, semuanya ada permulaan. Untuk menambah pengetahuan dan meningkatkan wawasan sejarah nasional, mari kita telusuri sumber-sumber tempo doeloe.

Jumat, 16 Januari 2026

Sejarah Jepang (4): Orang Jepang Studi ke Belanda 1862 dan Enomoto Takeaki; Ph von Siebold, Seorang Jerman Dokter di Jepang


*Untuk melihat semua artikel Sejarah Jepang dalam blog ini Klik Disini

Pada tahun 1862, Keshogunan Tokugawa mengirimkan kelompok pelajar pertama ke Belanda untuk mempelajari teknologi Barat sebagai respon terhadap meningkatnya pengaruh asing setelah kedatangan Komodor Perry (Amerika Serikat) pada 1853. Tujuannya pengiriman adalah mempelajari ilmu navigasi, teknologi angkatan laut, hukum, kedokteran, dan ilmu sosial demi memodernisasi militer dan pemerintahan Jepang. 


Hiroyuki Kato (加藤 弘之 atau Baron Katō Hiroyuki (1836–1916) seorang akademisi dan negarawan Jepang terkemuka pada periode Meiji. Hiroyuki Kato adalah seorang sarjana studi Barat dan menjabat sebagai presiden pertama Universitas Kekaisaran Tokyo (sekarang Universitas Tokyo) Philipp Franz Balthasar von Siebold (1796-1866) adalah seorang dokter, ahli botani, dan penjelajah Jerman yang menjadi orang Eropa pertama yang mengajarkan kedokteran Barat di Jepang. Ia sangat dihargai karena studi ekstensifnya tentang flora dan fauna Jepang dan karena mengumpulkan sejumlah besar informasi tentang alam dan budaya negara itu selama periode isolasinya. Orang asing umumnya dilarang meninggalkan Dejima, tetapi reputasi Siebold sebagai dokter yang terampil memberinya izin khusus untuk merawat pasien Jepang di daratan utama, memberinya akses unik ke negara dan penduduknya.Sepanjang waktunya di Jepang, ia mengumpulkan koleksi benda-benda etnografi, zoologi, dan botani yang luas, yang sekarang disimpan di museum, terutama Siebold Huis di Leiden, Belanda. Siebold menikah dengan wanita Jepang, Kusumoto Taki. Putri mereka, Kusumoto Ine menjadi dokter wanita Jepang pertama yang dididik dalam pengobatan Barat (AI Wikipedia).. 

Lantas bagaimana sejarah orang Jepang studi ke Belanda 1862 dan Enomoto Takeaki? Seperti disebut di atas; pada tahun 1862, Keshogunan Tokugawa mengirimkan kelompok pelajar pertama ke Belanda untuk mempelajari teknologi Barat. Dalam hal ini di latar belakang ada nama Ph von Siebold, orang Jerman dokter di Jepang. Lalu bagaimana sejarah orang Jepang studi ke Belanda 1862 dan Enomoto Takeaki? Seperti kata ahli sejarah tempo doeloe, semuanya ada permulaan. Untuk menambah pengetahuan dan meningkatkan wawasan sejarah nasional, mari kita telusuri sumber-sumber tempo doeloe.

Selasa, 13 Januari 2026

Sejarah Jepang (3): Matematika Jepang Wasan dan Ilmu Geometri; Ilmu Dasar dalam Pembangunan Candi-Candi di Indonesia


*Untuk melihat semua artikel Sejarah Jepang dalam blog ini Klik Disini 

Matematika pada candi-candi di Indonesia terwujud melalui konsep etnomatematika, yaitu penerapan konsep matematika (geometri, pola, simetri, rasio) secara alami dalam konstruksi dan desain candi seperti Borobudur, Prambanan, dan Ratu Boko, yang menunjukkan pemahaman mendalam tentang bangun datar (persegi, segitiga, lingkaran) dan ruang (piramida bertingkat), menjadi media pembelajaran konkret untuk menghubungkan matematika abstrak dengan budaya lokal. 


Wasan (和算) adalah sistem matematika tradisional Jepang yang berkembang pesat selama periode isolasi Edo (1603–1867), Bentuk adaptasi dari matematika Tiongkok menjadi sistem yang unik dan sangat canggih. Seki Takakazu (Seki Kowa) dikenal sebagai "Newton dari Jepang" yang hidup sezaman dengan Isaac Newton dan Gottfried Leibniz. Seki menemukan konsep determinan dan bernoulli numbers secara independen, bahkan sebelum matematikawan Eropa menemukannya. Takebe Katahiro, murid Seki yang mengembangkan deret tak hingga untuk menghitung nilai π (pi) hingga 41 digit desimal.  Salah satu tradisi paling unik dari Wasan adalah Sangaku, tablet kayu berisi teka-teki geometri rumit. Biasanya berupa masalah tentang lingkaran, elips, atau poligon yang bersentuhan di dalam bangun datar lainnya.  Teknik Enri (Prinsip Lingkaran) metode yang mirip dengan kalkulus modern untuk menghitung luas dan volume bangun lengkung. Soroban (Sempoa Jepang) adalah alat hitung utama yang digunakan dalam Wasan. Wasan menggunakan sistem notasi khusus yang disebut tendan jutsu untuk memecahkan persamaan tingkat tinggi. Pada tahun 1872, selama Restorasi Meiji, pemerintah Jepang memutuskan untuk mengadopsi Yosan (matematika Barat) ke dalam kurikulum sekolah nasional sebagai bagian dari modernisasi (AI Wikipedia). 

Lantas bagaimana sejarah matematika Jepang “wasan” dan ilmu geometri? Seperti disebut di atas, Jepang memiliki matematika sendiri yang awalnya diadopsi dari Tiongkok lalu dikembangkan menjadi “wasan”. Mari melihat “wasan” untuk memahami ilmu dasar dalam pembangunan candi-candi di Indonesia. Lalu bagaimana sejarah matematika Jepang “wasan” dan ilmu geometri? Seperti kata ahli sejarah tempo doeloe, semuanya ada permulaan. Untuk menambah pengetahuan dan meningkatkan wawasan sejarah nasional, mari kita telusuri sumber-sumber tempo doeloe.

Minggu, 11 Januari 2026

Sejarah Jepang (2): Ilmu dan Teknologi di Jepang Bagaimana Itu Bermula? Pendidikan STEM di Eropa (Belanda, Inggris, Jerman)


*Untuk melihat semua artikel Sejarah Jepang dalam blog ini Klik Disini 

Awal mula ilmu dan teknologi Jepang modern berakar dari Restorasi Meiji (1868), ketika Jepang membuka diri dari isolasi dan mengadopsi sains serta teknologi Barat secara masif melalui studi di luar negeri dan impor, didukung oleh penguasaan ilmu dari studi Belanda (Rangaku) pada periode sebelumnya. 


Kronologi sains dan teknologi Jepang dimulai dari pengaruh Barat pada abad ke-16 (senjata api), adopsi masif ilmu Barat di Era Meiji (akhir abad ke-19), kebangkitan pasca-PD II dengan fokus industri dan elektronik, hingga menjadi pemimpin global dalam robotika, AI, dan teknologi digital saat ini, didorong oleh sistem pendidikan STEM kuat dan budaya inovasi: (1) Tahap Awal (Sebelum Abad ke-19: (a) Periode Kuno (Jomon, Yayoi): Penemuan tembikar, teknologi pertanian padi dan alat logam dari Asia (b) Pengaruh China: Adopsi aksara, Buddha, dan sistem pemerintahan.(c) Periode Edo (Isolasi): Studi terbatas Belanda (Rangaku) memperkenalkan kedokteran Barat, dengan pionir seperti Sugita Genpaku. (2) Kebangkitan Modern (Akhir Abad ke-19–Awal Abad ke-20. (a) Era Meiji (1868-1912): Jepang membuka diri, mengadopsi ilmu pengetahuan dan teknologi Barat secara besar-besaran untuk modernisasi dan industrialisasi.(b) Fokus pada Pendidikan: Pembentukan sistem pendidikan modern dan penghormatan terhadap insinyur/ilmuwan (3) Pascaperang Dunia II & Keajaiban Ekonomi (1945–1980-an. (a) Revolusi Industri: Pengembangan teknologi otomotif (Toyota, Honda), elektronik (Sony, Panasonic), dan manufaktur presisi.(b) Inovasi Kunci: Munculnya produk elektronik rumah tangga massal, televisi, kamera, dan vending machines (AI Wikipedia). 

Lantas bagaimana sejarah ilmu dan teknologi Jepang bermula? Seperti disebut di atas, Jepang awalnya terisolasi yang kemudian terjadi interaksi dengan orang-orang Belanda. Hubungan Jepang dengan sistem pendidikan STEM Eropa (Belanda, Inggris, Jerman) semakin massif setelah Restorasi Meiji. Lalu bagaimana sejarah ilmu dan teknologi Jepang bermula? Seperti kata ahli sejarah tempo doeloe, semuanya ada permulaan. Untuk menambah pengetahuan dan meningkatkan wawasan sejarah nasional, mari kita telusuri sumber-sumber tempo doeloe.