*Untuk melihat semua artikel Sejarah Surakarta/Solo dalam blog ini Klik Disini
Kehadiran orang Belanda sudah sejak lama,
sejak Banten dan Arosbaja menyerang pelaut-pelaut Belanda pada tahun 1596.
Setelah rentang waktu tiga setengah abad, tiba pula berakhirnya Belanda di
Indonesia. Dalam rentang waktu itu terbentuk kelompok populasi baru disebut
Orang Indo. Sementara itu sejak kemajuan Jepang, orang-orang Jepang mulai berdatangan
pada akhir abad ke-19 dan semakin massif pada era kebangkitan Indonesia.
Kehadiran Jepang menjadi memperkuat anti Belanda, yang kemudian Belanda harus
berakhir pada awal tahun 1942.
Orang Indo (Indo-Europeanen) adalah kelompok etnik di Indonesia dan sekarang menjadi kelompok etnik minoritas terbesar di Belanda. Kelompok etnis ini dicirikan dari kesamaan asal usul rasial, status legal, dan kultural. Kaum Indo merupakan keturunan campuran antara orang dari etnik tertentu di Eropa (terutama Belanda, tetapi juga Portugal, Spanyol, Jerman, Belgia, dan Prancis/Huguenot). Secara hukum, sebagian besar berstatus sebagai warga Eropa di Hindia Belanda (Europeanen). Mereka menjunjung nilai-nilai budaya Eropa (terutama Belanda) dengan banyak pengaruh lokal Indonesia pada derajat tertentu dalam kehidupannya sehari-hari. Meskipun demikian, ke dalam kelompok etnik ini dimasukkan pula orang Eropa yang datang dan menetap cukup lama di tanah Indonesia atau yang lahir di Indonesia, karena di antara kalangan kaum keturunan campuran sendiri terdapat rentang fenotipe yang luas, sehingga faktor penampilan tidak bisa dijadikan satu-satunya pembatas untuk kelompok etnik ini. Kelompok "berdarah murni" Eropa dikenal sebagai totok (Mel.), blijvers (Bld.), atau kreol. Perang Dunia Kedua dan sesudahnya menjadi titik awal diaspora bagi kaum Indo, sehingga saat ini keturunan mereka banyak dijumpai di Belanda, Indonesia, Amerika Serikat (AS), Australia, Selandia Baru, Kanada, serta beberapa negara lain (Wikipedia).
Lantas bagaimana sejarah detik-detik berakhir
Belanda di Indonesia, orang Jepang berada di berbagai tempat? Seperti disebut
di atas, ada awal kehadiran dan juga ada awal berakhirnya Belanda di Indonesia.
Itu rentang waktu yang sangat lama tiga setengah abad. Dalam rentang waktu tersebut
terbentuk kelompok populasi baru, antara orang Belanda Totok dengan pribumi,
yang disebut Orang Indo. Lalu bagaimana sejarah detik-detik berakhir Belanda di
Indonesia, orang Jepang berada di berbagai tempat? Seperti kata ahli sejarah
tempo doeloe, semuanya ada permulaan. Untuk menambah pengetahuan dan
meningkatkan wawasan sejarah nasional, mari kita telusuri sumber-sumber tempo
doeloe.





