Minggu, 11 Januari 2026

Sejarah Jepang (2): Ilmu dan Teknologi di Jepang Bagaimana Itu Bermula? Pendidikan STEM di Eropa (Belanda, Inggris, Jerman)


*Untuk melihat semua artikel Sejarah Jepang dalam blog ini Klik Disini 

Awal mula ilmu dan teknologi Jepang modern berakar dari Restorasi Meiji (1868), ketika Jepang membuka diri dari isolasi dan mengadopsi sains serta teknologi Barat secara masif melalui studi di luar negeri dan impor, didukung oleh penguasaan ilmu dari studi Belanda (Rangaku) pada periode sebelumnya. 


Kronologi sains dan teknologi Jepang dimulai dari pengaruh Barat pada abad ke-16 (senjata api), adopsi masif ilmu Barat di Era Meiji (akhir abad ke-19), kebangkitan pasca-PD II dengan fokus industri dan elektronik, hingga menjadi pemimpin global dalam robotika, AI, dan teknologi digital saat ini, didorong oleh sistem pendidikan STEM kuat dan budaya inovasi: (1) Tahap Awal (Sebelum Abad ke-19: (a) Periode Kuno (Jomon, Yayoi): Penemuan tembikar, teknologi pertanian padi dan alat logam dari Asia (b) Pengaruh China: Adopsi aksara, Buddha, dan sistem pemerintahan.(c) Periode Edo (Isolasi): Studi terbatas Belanda (Rangaku) memperkenalkan kedokteran Barat, dengan pionir seperti Sugita Genpaku. (2) Kebangkitan Modern (Akhir Abad ke-19–Awal Abad ke-20. (a) Era Meiji (1868-1912): Jepang membuka diri, mengadopsi ilmu pengetahuan dan teknologi Barat secara besar-besaran untuk modernisasi dan industrialisasi.(b) Fokus pada Pendidikan: Pembentukan sistem pendidikan modern dan penghormatan terhadap insinyur/ilmuwan (3) Pascaperang Dunia II & Keajaiban Ekonomi (1945–1980-an. (a) Revolusi Industri: Pengembangan teknologi otomotif (Toyota, Honda), elektronik (Sony, Panasonic), dan manufaktur presisi.(b) Inovasi Kunci: Munculnya produk elektronik rumah tangga massal, televisi, kamera, dan vending machines (AI Wikipedia). 

Lantas bagaimana sejarah ilmu dan teknologi Jepang bermula? Seperti disebut di atas, Jepang awalnya terisolasi yang kemudian terjadi interaksi dengan orang-orang Belanda. Hubungan Jepang dengan sistem pendidikan STEM Eropa (Belanda, Inggris, Jerman) semakin massif setelah Restorasi Meiji. Lalu bagaimana sejarah ilmu dan teknologi Jepang bermula? Seperti kata ahli sejarah tempo doeloe, semuanya ada permulaan. Untuk menambah pengetahuan dan meningkatkan wawasan sejarah nasional, mari kita telusuri sumber-sumber tempo doeloe.

Sejarah Banyumas (59): Situs Purbakala "Igir Karem" di Purbalingga, Pegunungan Selatan Jawa: Sukabumi, Gunung Kidul, Trenggalek


*Untuk melihat semua artikel Sejarah Banyumas dalam blog ini Klik Disini

Situs Igir Karem adalah sebuah penemuan struktur batuan purba yang terletak di tengah hutan pinus Desa Karangjambu, Kecamatan Karangjambu, Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah. Situs ini mulai viral pada akhir tahun 2025 dan awal 2026 karena keunikan susunan batunya yang tampak simetris dan rapi. Prasejarah dalam Serjarah Indonesia di wilayah Jawa lainnya terdapat di situs Sangiran. 


Igir Karem adalah sebuah kawasan di Dusun I, Desa Karangjambu, Kecamatan Karangjambu, Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah, yang terkenal karena penemuan batuan presisi yang memicu spekulasi tentang situs purbakala atau peradaban kuno. Informasi Utama: Nama Tempat: Igir Karem. Lokasi: Dusun I, Karangjambu, Kec. Karangjambu, Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah. Deskripsi dan Status: Kawasan ini menjadi viral karena formasi batuan yang tampak simetris dan tersusun rapi. Sudut pandang geologi menyebutkan bahwa formasi ini bisa jadi merupakan hasil proses alamiah seperti columnar joint (pola retakan batuan akibat pendinginan lava yang membentuk kolom alami).  Hingga kini, status Igir Karem belum ditetapkan sebagai situs arkeologi resmi dan masih menunggu kajian akademis yang komprehensif. Meskipun demikian, papan penanda telah dipasang sebagai pengenalan awal, menandai tempat ini telah masuk dalam perhatian publik dan pengelola daerah, serta berpotensi menjadi objek wisata edukatif (AI Wikipedia) 

Lantas bagaimana sejarah situs purbakala Igir Karem di Purbalingga di Pegunungan Selatan? Seperti disebut di atas, Igir Karem di Purbalingga berada di Pegunungan Selatan di Jawa.  Nama-nama situs prasejarah di selatan. Lalu bagaimana sejarah situs purbakala Igir Karem di Purbalingga di Pegunungan Selatan? Seperti kata ahli sejarah tempo doeloe, semuanya ada permulaan. Untuk menambah pengetahuan dan meningkatkan wawasan sejarah nasional, mari kita telusuri sumber-sumber tempo doeloe.

Sabtu, 10 Januari 2026

Sejarah Jepang (1): Shizuoka, Prefektur di Pulau Honshu di Jepang; Gunung Fuji, Iklim Lebih Hangat dan Perkebunan Teh Hijau


*Untuk melihat semua artikel Sejarah Jepang dalam blog ini Klik Disini 

Sebelum ini sudah ada ‘sejarah Australia’ dan ‘sejarah Filipina’ dan ‘sejarah Singapura (Malaysia)’. Tiga wilayah di luar ‘sejarah Indonesia’. Artikel ini berjudul Shizuoka adalah artikel pertama ‘sejarah Jepang’. Artikel-artikel dalam ‘sejarah Jepang’ ini merupakan pengembangan lebih lanjut dari data-data yang tidak digunakan dalam draf buku saya berjudul “Sejarah Diaspora Indonesia di Jepang’. 


Prefektur Shizuoka adalah wilayah di Jepang yang terkenal dengan pemandangan alamnya yang indah, termasuk sebagian Gunung Fuji, kebun teh yang luas, dan garis pantainya yang indah, serta dikenal sebagai pusat industri otomotif (Honda, Yamaha) dan kuliner khas seperti unagi (belut) dan wasabi. Terletak di wilayah Chūbu, Shizuoka menawarkan perpaduan budaya, sejarah, dan alam, dengan kota Shizuoka sebagai ibu kotanya dan kota terbesar kedua adalah Hamamatsu. Poin-Poin Penting tentang Prefektur Shizuoka: Lokasi: Terletak di pesisir Samudra Pasifik di wilayah Chūbu, berbatasan dengan Kanagawa, Yamanashi, Nagano, dan Aichi; Ibukota: Kota Shizuoka (Shizuoka-shi); Ikon Alam: Gunung Fuji, Semenanjung Izu, Teluk Suruga, Danau Hamana; Industri dan Ekonomi: Pusat manufaktur otomotif (Honda, Suzuki, Yamaha), pusat produksi teh Jepang, dan perikanan. Kuliner: Teh berkualitas tinggi, belut panggang (unagi), wasabi-zuke, dan Unagi Pie; Wisata dan Budaya: Kuil Konuzan Toshogu, Gotemba Premium Outlets, Situs Toro (reruntuhan kuno), Taman Sumpu (bekas Istana Ieyasu); Ramah Muslim: Menyediakan fasilitas dan makanan halal, menjadikannya destinasi yang nyaman bagi wisatawan Muslim. Shizuoka sering disebut sebagai "miniatur Jepang" karena kekayaan alamnya yang beragam, menjadikannya tempat yang ideal untuk menikmati perpaduan antara keindahan alam dan pengalaman budaya yang kaya (AI Wikipedia). 

Lantas bagaimana sejarah Shizuoka, prefektur di pulau Honshu, Jepang? Seperti disebut di atas, prefektur (provinsi) Shizuoka memiliki keutamaan: gunung Fuji, perkebunan teh hijau dan iklim yang lebih hangat. Lalu bagaimana sejarah Shizuoka, prefektur di pulau Honshu, Jepang? Seperti kata ahli sejarah tempo doeloe, semuanya ada permulaan. Untuk menambah pengetahuan dan meningkatkan wawasan sejarah nasional, mari kita telusuri sumber-sumber tempo doeloe.

Kamis, 01 Januari 2026

Sejarah Bogor (67): Nawangsari - J Soegiri, Guru Besar di Institut Pertanian Bogor (IPB); Siapakah Menteri Purbaya Yudhi Sadewa?


*Untuk melihat semua artikel Sejarah Bogor dalam blog ini Klik Disini 

Dr Ir Purbaya Yudhi Sadewa, PhD, Menteri Keuangan Republik Indonesia saat ini dari berbagai sumber terhubung dengan dua guru besar Institut Pertanian Bogor (IPB): Prof Drh J Soegiri (dosen FKH) dan Prof Ir Nawangsari (dosen FMIPA). Apakah itu benar?


IPB University: Januari 1, 2009. Berita: ‘Turut Berduka Cita atas Meninggalnya Prof. Nawangsari Sugiri. IPB berduka cita atas meninggalnya Prof Nawangsari Sugiri (FMIPA IPB) pada Kamis, 1 Januari 2009, pukul 14.00 WIB.  Semoga amal ibadah almarhumah diterima di sisi-Nya, dan kepada keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan (https://www.ipb.ac.id/news/). IPB University: 22 Nov 2025. Berita/Pendidikan: ‘Menteri Purbaya Kenang Masa Kecilnya di Kampus IPB: Rutinitas Jalan Pagi Bentuk Ketangguhan Saya. Sedikit yang tahu kisah masa kecil Menteri Keuangan RI, Dr Purbaya Yudhi Sadewa. Menteri Purbaya ternyata tumbuh besar di lingkungan Kampus IPB Dramaga. “Saya dari 1972 sampai 1983 hidup di Kampus IPB Dramaga, Jalan Anggrek nomor 12. Saya ingat, rumah di sini, sekolahnya di Bogor,” cerita Purbaya saat Kuliah Umum Menteri Keuangan RI di Grha Widya Wisuda, Kampus IPB Dramaga (21/11). Dalam acara yang dihelat Himpunan Alumni (HA) IPB University itu, ia menyebut satu rutinitas Purbaya kecil yang menempanya menjadi sosok yang tangguh layaknya hari ini: jalan pagi. Ia mengisahkan, berjalan kaki sejak dini hari menuju sekolah kala itu menjadi tempaan yang membentuk kedisiplinan, ketangguhan mental, dan karakter kepemimpinannya saat ini. “Setengah lima udah bangun. Jam lima sudah jalan kaki. Dua kilometer dari rumah ke depan (kampus) (https://www.ipb.ac.id/news/). 

Lantas bagaimana sejarah J Soegiri dan Nawangsari, guru besar di Institut Pertanian Bogor (IPB)? Seperti disebut di atas, Menteri Keuangan RI Purbaya Yudhi Sadewa dihubungkan dengan dua nama professor tersebut? Lalu bagaimana sejarah J Soegiri dan Nawangsari, dua guru besar di Institut Pertanian Bogor (IPB)? Seperti kata ahli sejarah tempo doeloe, semuanya ada permulaan. Untuk menambah pengetahuan dan meningkatkan wawasan sejarah nasional, mari kita telusuri sumber-sumber tempo doeloe.

Rabu, 31 Desember 2025

Sejarah Kota Depok (60): Refleksi di Tahun Baru 2026 di Blog Sejarah Poestaha Depok; Sejarah Itu adalah Narasi Fakta dan Data


*Untuk melihat semua artikel Sejarah Kota Depok dalam blog ini Klik Disini

Pada tahun ini satu peristiwa sejarah yang cukup penting adalah penulisan ulang Sejarah Indonesia. Hasilnya dalam bentuk buku sebanyak 10 jilid telah dipublikasikan (diluncurkan) pada tanggal 14 Desember 2025 bertepatan dengan Hari Sejarah Nasional Indonesia yang diperingati setiap tahun pada tanggal 14 Desember. 


Blog ini dimulai dengan artikel pertama pada hari Jumat, 17 Agustus 2012 dengan judul artikel: “Sejarah Tata Ruang Kota Depok: Menyambung Mata Rantai Yang Terputus Antara Depok Masa Kini dan Depok Tempo Doeloe”. Pada hari ini akhir tahun, tanggal 31 Desember 2025 “genap” usia blog ini 13 (tiga belas) tahun. Suatu rentang waktu yang sudah terbilang lama untuk usia blog (sejarah) dengan total 3.397 postingan. Bagaimana dengan para pembaca? Untuk memasuki tahun baru 2026 jumlah pageview sebanyak tiga juta (3.000.000). Pada bulan Desember 2025 ini sebanyak 140.410 pageview dan bulan lalu (November) sebanyak 157.292 pageview. Bagaimana selanjutnya? Jumlah postingan yang diupload selama tahun 2025 ini sebanyak 86 artikel. Jumlah ini telah menurun jika dibandingkan setiap tahun dengan lima tahun terakhir. Hal ini karena saya sendiri sejak 2023 sebagai penulis blog ini mulai berbagi waktu untuk menulis buku-buku sejarah. Saya juga masih berbagi waktu untuk blog yang lainnya yang dimulai tahun 2011 yang mana hingga bulan Desember 2025 sebanyak 579 postingan dengan 1.346.949 pageview. 

Lantas bagaimana sejarah refleksi tahun baru 2026 blog sejarah Poestaha Depok? Seperti disebut di atas, blog sejarah Poestaha Depok mengusung pendekatan bahwa sejarah adalah narasi fakta dan data. Lalu bagaimana sejarah refleksi tahun baru 2026 blog sejarah Poestaha Depok? Seperti kata ahli sejarah tempo doeloe, semuanya ada permulaan. Untuk menambah pengetahuan dan meningkatkan wawasan sejarah nasional, mari kita telusuri sumber-sumber tempo doeloe.

Kamis, 25 Desember 2025

Sejarah Kota Padang (59): Jembatan Kereta Api di Lembah Anai dan "Banjir Bandang"; Riwayat Tempo Doeloe, Bagaimana Kini?


Untuk melihat semua artikel Sejarah Kota Padang dalam blog ini Klik Disini

Jembatan kereta api di Lembah Anai adalah sebuah jembatan bersejarah yang ikonik di Sumatera Barat, sering terlihat dalam lukisan di rumah makan Padang, dan dikenal karena pemandangan alamnya yang menakjubkan di dekat Air Terjun Lembah Anai. Jembatan ini berlokasi di antara Stasiun Kandang A4 dan Padang Panjang.0 


Sejarah dan Karakteristik: Nama Resmi: Jembatan Tinggi. Lokasi: Terletak di Lembah Anai, melintasi Sungai Batang Anai, di jalur utama antara Padang dan Bukittinggi. Konstruksi: Dibangun oleh pemerintah kolonial Hindia Belanda dan selesai pada tahun 1892. Desain: Dirancang oleh Ontwerpert A. Kuntze, seluruh konstruksinya terbuat dari baja dengan bagian bawah berbentuk setengah lingkaran sebagai penampang. Status: Meskipun sudah tidak aktif sejak 2009, jembatan ini berstatus sebagai cagar budaya dan bahkan menjadi bagian dari warisan dunia UNESCO, menjadikannya landmark pariwisata yang eksotis. Tragedi dan Kondisi Saat Ini: Jembatan ini menyimpan kisah tragis ketika terjadi dua kecelakaan kereta api pada masa pendudukan Jepang tahun 1944 dan 1945 yang menelan ratusan korban jiwa akibat masalah pengereman dan putusnya jembatan. Saat ini, terdapat rencana untuk membongkar dua struktur jembatan kereta api di Lembah Anai untuk memperbaiki kerusakan akibat bencana alam, yang menimbulkan perdebatan mengenai perlindungan warisan sejarah dan mitigasi bencana (AI Wikipedia). 

Lantas bagaimana sejarah jembatan kereta api Lembah Anai dan banjir bandang? Seperti disebut di atas, banjir bandang adalah satu hal, jembatan kereta api adalah hal lain lagi. Ini tentang riwayatnya tempo doeloe dan nasibnya kini. Lalu bagaimana sejarah jembatan kereta api Lembah Anai dan banjir bandang? Seperti kata ahli sejarah tempo doeloe, semuanya ada permulaan. Untuk menambah pengetahuan dan meningkatkan wawasan sejarah nasional, mari kita telusuri sumber-sumber tempo doeloe.