*Untuk melihat semua artikel Sejarah Madura dalam blog ini Klik Disini
Siapa si Polan? Nama si Polan sering diartikan
nama anonym. Namun nama Poland benar-benar ada pada era Pemerintah Hindia
Belanda. F Poland dapat dikatakan adalah seorang tentara professional yang
menjadi peletak dasar Barisan Madoera, suatu pasukan pribumi pendukung militer
Pemerintah Hindia Belanda. F Poland menjadi komandan pasukan Madoera dalam
Perang Jawa (1825-1830). Selepas Perang Jawa, Letnan Poland mendampingi Majoor
AV Michiels dalam Perang Padri yang mana Poland telah mengembalikan pasukan
Madoera, dengan membawa pasukan Ambon. Dalam Perang Padri ini, Letnan Poland
yang nyaris ditangkap pasukan Padri dapat diselamatkan pasukan Batak. Sepulang
Perang Padri, tahun 1834 Poland yang mendapat kenaikan pangkat menjadi Kaptein
diangkat menjadi komandan Barisan Madoera.
Majoor AV Michiels dan Letnan F Poland dapat dikatakan adalah komandan militer Pemerintah Hindia Belanda yang mengawali sukses untuk memasuki benteng Padri di Katingan pada bulan Desember 1830. Pada tahun 1834 dengan kenaikan pangkat menjadi Kapten, F Poland diangkat sebagai panglima Barisan Madoera. Sementara AV Michiels dengan kenaikan pangkat menjadi Overste, ditugaskan ke Moesi Rawas untuk mengusir pasukan Djambi yang melakukan invasi. Seperti halnya F Poland, anak buah terbaik Michiels ke wilayah Palembang ini adalah Letnan A van der Haart. Selanjutnya Perang Padri yang belum tuntas, kembali Kolonel AV Michiels (setelah mendapat kenaikan pangkat) ditugaskan untuk melawan Padri dengan membawa Alexander van der Hart yang telah mendapatkan kenaikan pangkat. Jika doeloe Letnan Poland orang pertama memasuki benteng Padri, maka Kapten A van der Hart dengan detasemennya berhasil memasuki benteng utama Padri di Bondjol tahun 1838. Inilah akhir dari Padri. Dalam Perang Bali, Geneaal Majoor Michiels yang harus melepaskan jabatan Gubernur Pantai Barat Sumatra memanggil kembali (Overste) F Poland. Sementara sebelumnya Overste A van der Hart diangkat AV Michiels menjadi Residente Tapanoeli. Seperti Majoor S Martin pada era VOC/Belanda yang sangat dekat dengan pribumi, F Poland juga sangat dengan pribumi di Madoera dan A van der Hart di Tapanoeli.
Lantas bagaimana sejarah Letnan F Poland dan Pasukan (Barisan) Madoera? Seperti disebut di atas F Poland adslah peletak dasar organsiasi Barisan Madoera (yang bertahan lebih dari satu abad). F Poland adalah anak buah terbaik AV Michiels (Perang Djawa) dan Alexander van der Hart anak buah terbaik berikutnya (Perang Padri). Lalu bagaimana sejarah Letnan F Poland dan Pasukan (Barisan) Madoera? Seperti kata ahli sejarah tempo doeloe, semuanya ada permulaan. Untuk menambah pengetahuan dan meningkatkan wawasan sejarah nasional, mari kita telusuri sumber-sumber tempo doeloe.





